slot preparation.lsrs.lu

Kericuhan Warnai Sidang Tuntutan Bupati Nonaktif Pati Sudewo, Jaksa Dievakuasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 05:04 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Suasana di sekitar gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang mendadak mencekam akibat bentrokan antara massa pendukung dan kelompok kontra terhadap Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Ketegangan memuncak dipicu oleh kedatangan rombongan kontra yang menggunakan bus, sehingga memicu gesekan fisik meski aparat kepolisian telah bersiaga di lokasi. Keributan tidak hanya terjadi di luar gedung, namun juga merangsek masuk ke area pengadilan sebagai bentuk protes massa pendukung atas tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 22 September 2026, bertepatan dengan agenda pembacaan tuntutan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Sudewo. Pihak kepolisian terpaksa melakukan pengamanan ketat dengan mengerahkan 548 personel yang disebar di sisi barat dan timur gedung untuk memisahkan sekitar 500 orang dari kedua kubu yang saling bersitegang. Akibat kondisi yang tidak kondusif dan massa yang mulai tidak terkendali, tim Jaksa Penuntut Umum akhirnya harus dievakuasi oleh aparat kepolisian menuju tempat yang lebih aman guna menghindari aksi anarkistis lebih lanjut.

Sudewo sendiri sebelumnya telah didakwa atas dua perkara besar, yakni dugaan praktik korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian serta praktik jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati. Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum menuntut Sudewo dengan hukuman penjara selama 8 tahun 6 bulan. Aksi massa yang tidak menerima tuntutan hukum ini mencerminkan tingginya tensi publik terhadap kasus korupsi yang menyeret pejabat daerah, sekaligus menjadi catatan kelam bagi jalannya proses penegakan hukum di institusi pengadilan. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang
Dalang Uang Palsu Rp980 Juta untuk Demo Jakarta Ternyata Eks Calon Bupati, Jaringan Sudah Beroperasi Sejak 2024
Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan
Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya
Remaja 16 Tahun Ngaku Jadi Informan Narkoba Dibayar dan Diberi Sabu Oknum Satresnarkoba Polres Aceh Tengah
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Cegah Penyelewengan BBM Bersubsidi, Unit Tipidter Polres Nagan Raya Laksanakan Penandatanganan Surat Pernyataan Kepatuhan dan Integritas Petugas SPBU
Menguak Perlindungan Berlapis Pemodal PETI di Hulu Kapuas: Siapa Di Balik Jaring Uang Haram Emas Sekadau?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru