HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara di minta Usut Sejumlah Kasus Temuan LHP BPK RI  Pada Dinas Kesehatan.

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:29 WIB

50496 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane Bara News Kamis 5 Maret 2026.

Sejumlah kalangan  minta kepada Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara untuk dapat mengusut/penyelidikan terhadap adanya sejumlah temuan LHP BPK RI di Dinas Kesehatan Aceh Tenggara. terhadap anggaran tahun 2024.sebangai mana yang di sampaikan Tgk Saparuddin 40 tahun  warga Kutacane. Saparuddin “minta kepada Kejaksaan untuk dapat melakukan penyelidikan terhadap sejumlah temuan lhp bpk ri. pada dana bidang kesehatan  Aceh Tenggara ”

Adanya temuan pada RSUD H Sahudin Kutacane tentang Pengadaan Obat yang tidak sesusi ketentuan mencapai Rp 37,1 Milyar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adanya persediaan Saldo  di Neraca Rp 4,46 Milyar. Obat Rp 2,28 Milyar dan BPHP 2,17 Milyar bahagianya dari total persediaan Rp 7,1 Milyar.  menjadi pertanyaan kemana mengalirnya saldo persediaan ini oleh karena itu di minta Penyidik untuk dapat menelusuri dan mengungkapnya.

karena Hasil Audit yang tertuang di dalam LHP BPK RI kiranya sudah dapat di jadikan sebangai FAKTA hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap sejumlah anggaran yang tidak sesuai ketentuan.

Terkait adanya Temuan 17 Rekening non kapitasi tampa surat keputusan Bupati jelas bertentangan dengan Permendagri no 77 tahun 2020 tentang  Pedoman Teknis pengelolaan keuangan  daerah.

Berita dan ringkasan LHP BPK atas LKPD Aceh Tenggara TA 2024. menampilkan temuan  eksplisit terhadap Dinas Kesehatan yaitu dua masalah utama yaitu (obat/BMHP kadaluarsa dan rekening non kapitasi).

Temuan tambahan di lingkup persediaan Meskipun masih berkaitan pengelolaan obat/BMHP, BPK mencatat tiga ketidak sesuaian penatausahaan di UPTD Farmasi Dinas Kesehatan.

hal lain terpisah dari kedaluwarsa itu sendiri yaitu.Pencatatan mutasi keluar/masuk barang persediaan tidak dilakukan secara memadai (tidak langsung dicatat di kartu stok).

Selisih jumlah persediaan obat/BMHP fisik vs laporan (uji petik), termasuk paket Axon IVA kit dengan selisih item seperti kapas pembalut (-156 pcs), kapas lidi (-160 pcs), sarung tangan (-108 pcs).

Saldo persediaan Dinas Kesehatan di neraca Rp4,46 miliar (obat Rp2,28 miliar + BMHP Rp2,17 miliar), bagian dari total biaya persediaan Rp7,1 miliar.

Temuan di RSUD (bawah Dinkes)BPK menemukan pengelolaan obat di RSUD H. Sahudin Kutacane (di bawah Dinas Kesehatan) tidak sesuai ketentuan senilai Rp 37,1 miliar. Belum menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara memadai.Tidak menyusun formularium rumah sakit tahun 2024.

Pengadaan obat tidak sesuai Rekomendasi Kebutuhan Obat (RKO) untuk 110 item.

Ada peminjaman obat dari fasilitas kesehatan lain.

Status temuan lain Tidak ada publikasi terbuka soal temuan di belanja pegawai, aset tetap, hibah, belanja jasa kesehatan, atau program lain Dinas Kesehatan TA 2024 di luar pengelolaan obat/persediaan dan dana JKN..hal ini sesuai hasil LHP BPK RI Aceh No 13 A/LHP/XVIII.BAC/05/2025. (Kasirin.S.Ag).

Berita Terkait

18 Alat Berat dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Dikirim Rusak ke Aceh Tenggara, Pemulihan Bencana Dipermainkan
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:06 WIB

18 Alat Berat dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Dikirim Rusak ke Aceh Tenggara, Pemulihan Bencana Dipermainkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:39 WIB

Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Berita Terbaru

OPINI

Damai Aceh Yang Tak Sampai Ke Rakyat

Senin, 26 Okt 2026 - 05:19 WIB