KUTACANE — Tumpukan material di bawah Jembatan Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, menyebabkan air meluap hingga ke jalan nasional dan mengganggu aktivitas masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Bambel Iptu Yusnaidi turun langsung ke lokasi pada Rabu (28/10/2026) untuk meninjau situasi sekaligus mengarahkan upaya pembersihan material.
Di lokasi, Iptu Yusnaid mengarahkan dua unit ekskavator untuk mengeruk material yang menumpuk di bawah jembatan. Langkah ini dilakukan untuk membantu membuka aliran air yang terhambat oleh timbunan material.

Berdasarkan kondisi di lapangan, material yang menimbun bagian bawah jembatan diduga menghambat aliran air sehingga air meluap hingga ke badan jalan nasional. Situasi tersebut berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan aktivitas warga yang melintas.
Kehadiran Kapolsek Bambel bersama personel kepolisian merupakan bentuk respons terhadap kondisi yang terjadi di wilayah tersebut. Pembersihan material diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air dan mengurangi gangguan terhadap pengguna jalan.
Upaya penanganan di lokasi menjadi penting untuk mengantisipasi dampak luapan air, terutama apabila debit air kembali meningkat. Pemantauan kondisi jembatan dan aliran sungai juga diperlukan guna memastikan situasi tetap terkendali.
Polisi Bersama Masyarakat — Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.









































