HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:42 WIB

50452 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangganya kepada Kapolres dan Forkopimda Aceh Tenggara atas berbagai upaya yang dilakukan dalam penanggulangan bencana, sehingga kabupaten tersebut menjadi daerah pertama yang menurunkan status dari darurat bencana ke pemulihan pascabencana.

“Saya sangat bangga terhadap Polres Aceh Tenggara dan seluruh unsur Forkopimda, karena kabupaten inilah yang pertama menurunkan status dari darurat bencana ke pemulihan pascabencana,” kata Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 19 Januari 2026.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu menyebutkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara bupati, Forkopimda, kapolres, dandim, serta seluruh unsur masyarakat yang bahu-membahu menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya dalam penanganan bencana di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kerja sama dan kekompakan tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi julukan Kabupaten Aceh Tenggara. Ia juga meminta agar moto tersebut terus digelorakan dalam membangun Kabupaten Aceh Tenggara ke depan.

Abituren Akabri 1991 itu juga mengaku melihat langsung dan menerima laporan bahwa selama ini bupati, kapolres, dan dandim senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana.

“Saya melihat semua unsur berperan. Walaupun dari pusat belum ada bantuan, tetapi dari pemerintah setempat sudah ada. Kapolres juga ikut turun ke lapangan bersama personel. Saat itu tentu tidak mudah, karena pada umumnya mereka juga merupakan korban bencana. Namun, karena kerja sama dan semangat sepakat segenep di sini sudah berjalan dengan baik, maka semua bisa dilakukan. Ini tolong dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Di samping itu, Kapolda Aceh juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar setiap persoalan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara diselesaikan dengan prinsip sepakat segenep guna mempercepat pemulihan. Saat bencana pertama kali terjadi, Aceh Tenggara menjadi daerah pertama yang dikunjungi Presiden Prabowo. Hal tersebut menunjukkan bahwa komunikasi dan kepemimpinan Forkopimda sangat cakap dan berjalan dengan baik.

Ia turut mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk bangkit dari bencana. Jika masih terdapat kekurangan, ia meminta agar diperbaiki bersama, bukan justru mencari kelemahan dan mengeksposnya ke media, melainkan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk dibangun dan diselesaikan secara kolektif.

“Setiap persoalan mari kita selesaikan bersama dan tidak perlu lagi mencari kekurangan-kekurangan. Ingat, kesempurnaan itu hanya milik Allah. Kita semua memiliki keterbatasan. Kegagalan itu hal yang biasa, mari kita perbaiki. Kita saja yang setiap hari makan nasi, sehari tiga kali, pasti ada saatnya lidah tergigit. Artinya, seberpengalaman apa pun seseorang, pasti ada kekurangannya. Untuk itu, mari kita saling menutupi dan membangun bersama Kota Kutacane yang kita cintai ini,” ujarnya.

Terakhir, Kapolda Aceh mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melihat berbagai kekurangan yang ada agar dapat didukung dan dibantu. Salah satu tujuan kunjungannya ke Aceh Tenggara, kata dia, adalah untuk melihat langsung apa saja yang masih perlu dibantu, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

“Saya ke sini ingin meninjau langsung dan melihat apa yang perlu didukung. Kita memiliki empat unit helikopter dan juga membawa bantuan sembako. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan puasa, mari kita siapkan apa yang dibutuhkan masyarakat, kita data kebutuhannya, serta mendistribusikannya kepada masyarakat. Dengan begitu, semangat sepakat segenep ini dapat terus kita pertahankan,” tutupnya.

 

Laporan : Zulkifli,S.Kom

Berita Terkait

18 Alat Berat dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Dikirim Rusak ke Aceh Tenggara, Pemulihan Bencana Dipermainkan
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30 WIB

PT Beurata Subur Persada Salurkan Bantuan Material Pembangunan PAUD di Desa Babah Dua

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Hujan Deras Sepekan, Enam Desa di Tripa Makmur Nagan Raya Dikepung Banjir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Jamaluddin Idham Sambangi Simeulue, Lepas Rindu dengan Kader PDI Perjuangan dan Serap Aspirasi Rakyat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Temui Nelayan di Sabang, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi hingga ke Pemerintah Pusat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:56 WIB

Demi Kemajuan Gampong, Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah Pemilihan Tuha Peut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Tebar Kebaikan di Hari Jumat, Brimob Polda Aceh Pererat Silaturahmi dengan Jamaah Masjid Baiturrahim

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:56 WIB

Pemkab Nagan Raya Bantu Dua Keluarga Korban Kebakaran di Tripa Makmur

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

Berita Terbaru