slot preparation.lsrs.lu

Jembatan Putus dan Banjir Berulang Lumpuhkan Akses Gayo Lues, Warga Desak Pemerintah Pusat Segera Tangani

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:00 WIB

50230 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Bencana banjir dan putusnya akses jembatan kembali melumpuhkan Kabupaten Gayo Lues. Luapan sungai dengan debit besar dan arus keruh pekat tidak hanya merendam badan jalan nasional, tetapi juga memutus konektivitas antar wilayah yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir terjadi di dua titik krusial yang saling berkaitan. Sungai Aih Bobo di kawasan Bukit-  Rigeb meluap dengan arus sangat deras hingga mengancam permukiman di bantaran sungai. Di lokasi berbeda, banjir merendam Jalan Badak hingga ke badan jalan dan membuat kendaraan tidak dapat melintas. Kondisi tersebut diperparah dengan putusnya akses jembatan di jalur tersebut, sehingga transportasi darat lumpuh total dan warga terisolasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Pada 10 Oktober 2026, aliran Sungai Aih Bobo di Rigeb kembali besar dengan air berwarna cokelat pekat membawa material lumpur. Sehari kemudian, pada 11 Oktober 2026, banjir di Jalan Badak kembali meluap ke jalan dengan debit yang masih sangat deras. Pengendara sepeda motor diimbau untuk tidak memaksakan diri melintas karena risiko hanyut dan konstruksi jembatan yang sudah kritis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bencana yang terus berulang ini memicu kritik keras dari masyarakat. Putusnya jembatan dan banjir yang merendam jalan nasional dinilai bukan sekadar akibat curah hujan tinggi di hulu, melainkan cerminan gagalnya penanganan infrastruktur secara permanen. Selama ini penanganan hanya bersifat darurat dan tambal sulam, tanpa ada normalisasi sungai, penguatan tebing, dan pembangunan jembatan yang layak tahan banjir.

Warga yang tinggal di dekat aliran sungai diminta tetap waspada, namun kewaspadaan saja tidak cukup tanpa kehadiran negara. Warga mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Wilayah Sungai Sumatera I untuk segera turun tangan menangani Sungai Aih Bobo, membangun kembali jembatan yang putus di Gayo Lues, serta memperbaiki sistem drainase di Jalan Badak. Tanpa intervensi pusat, siklus jembatan putus dan banjir berulang akan terus menjadi bencana tahunan yang merugikan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Satgas PRR Aceh Petakan Tiga Hulu Sungai Penyebab Banjir Gayo Lues yang Rendam Ratusan Keluarga
Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung
Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Berita Terbaru