slot preparation.lsrs.lu

Jembatan Aih Bobo Putus Diterjang Sungai, Warga Bertaruh Nyawa di Atas Papan Sempit

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 20:46 WIB

50562 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Kondisi memprihatinkan Jembatan Aih Bobo di kawasan Bukit Rigeb kembali menyingkap rapuhnya infrastruktur vital di pedalaman Aceh. Jembatan beton yang menjadi satu-satunya akses penghubung warga itu putus di bagian tengah, menyisakan celah menganga di atas aliran sungai cokelat yang deras dan berbatu. Tak ada jembatan alternatif yang layak, warga terpaksa melintas di atas papan kayu sempit yang dipasang darurat di samping badan jembatan yang ambruk.

Rekaman video di lokasi memperlihatkan antrean pengendara sepeda motor yang menunggu giliran menyeberang satu per satu. Seorang pengendara berjas hujan kuning tampak menuntun motornya dengan hati-hati, sementara pengendara lain yang mengenakan hijab menahan laju agar tidak terpeleset. Di bawahnya, sungai meluap keruh dengan arus deras, tanpa pengaman apapun di sisi jembatan. Narasi dalam video itu mengingatkan agar warga berhati-hati, karena struktur tersebut masih digunakan meski sudah jelas membahayakan keselamatan.

Jembatan ini bukan jalur kecil. Ia menjadi nadi ekonomi dan akses pendidikan serta kesehatan bagi warga di sekitar Bukit Rigeb. Lalu lalang hasil pertanian, akses anak sekolah, hingga rujukan warga sakit bergantung pada jembatan ini. Ketika jembatan putus dan hanya disangga papan seadanya, pertanyaan besarnya adalah di mana kehadiran negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa kerusakan separah ini dibiarkan berlarut tanpa penanganan permanen? Siapa yang bertanggung jawab atas pembiaran infrastruktur yang jelas-jelas mengancam nyawa? Fakta di lapangan menunjukkan tidak ada tanda-tanda perbaikan konstruksi, tidak ada rambu pembatas yang memadai, dan tidak ada petugas yang mengatur arus penyeberangan. Warga dibiarkan mengelola risiko sendiri di atas jembatan yang sewaktu-waktu bisa ambruk total jika debit air meningkat.

Keluhan warga bukan soal baru. Jembatan Aih Bobo telah lama mengalami penurunan kualitas, namun penanganan yang dilakukan selalu bersifat tambal sulam. Padahal kontur sungai yang lebar dengan tebing berbatu dan pegunungan di kejauhan menandakan kawasan ini memiliki karakteristik hidrologi yang kuat dan membutuhkan konstruksi dengan daya tahan tinggi, bukan solusi darurat.

Kondisi yang terekam pada 26 September 2026 ini seharusnya menjadi tamparan keras bagi pemerintah kabupaten dan instansi teknis terkait. Membiarkan warga bertaruh nyawa di atas papan kayu untuk sekadar menyeberangi sungai adalah bentuk kelalaian yang tidak bisa ditoleransi. Jika akses vital seperti ini saja tidak mendapat prioritas perbaikan, maka klaim pembangunan merata dan konektivitas antarwilayah hanya akan menjadi jargon kosong di atas penderitaan warga Bukit Rigeb yang setiap hari melintas di bibir bahaya. (*)

Berita Terkait

Satgas PRR Aceh Petakan Tiga Hulu Sungai Penyebab Banjir Gayo Lues yang Rendam Ratusan Keluarga
Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung
Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Berita Terbaru