ACEH TENGGARA – Ruas Jalan Nasional Medan-Kutacane di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, terendam banjir pada Minggu, 18 Oktober 2026 malam. Meski hujan yang mengguyur tidak terlalu lebat, air dengan arus deras menutup badan jalan dan menghambat arus lalu lintas.
Banjir terjadi sekitar malam hari saat aktivitas warga di kawasan pertokoan masih berlangsung. Air tiba-tiba meluap dan merendam jalan nasional yang menjadi jalur utama penghubung Medan-Kutacane. Dalam rekaman video di lokasi, air tampak mengalir deras dan keruh menutupi seluruh permukaan jalan, sementara sejumlah ruko di sisi jalan sudah dalam kondisi tutup.
Ketinggian genangan diperkirakan mencapai lutut orang dewasa. Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat kesulitan melaju bahkan mogok di tengah jalan. Kendaraan roda empat, mulai dari mobil pribadi, mobil pikap putih, hingga ambulans, terekam nekat menerobos banjir secara perlahan dengan menyalakan lampu.
Warga di lokasi menyebut hujan yang turun tidak berlangsung lama dan tidak lebat. Diduga banjir dipicu meluapnya saluran drainase di sekitar permukiman, sehingga air cepat naik ke badan jalan nasional meski curah hujan ringan.
Jalan Nasional Medan-Kutacane merupakan jalur vital yang setiap malam ramai dilalui kendaraan dari arah Medan maupun Kutacane. Terendamnya ruas di Desa Kuning I ini membuat arus kendaraan tersendat dan pengendara harus memperlambat laju.
Hingga Minggu malam, genangan masih menutupi jalan dan belum terlihat petugas mengatur lalu lintas. Warga berharap ada penanganan drainase secara permanen agar kejadian serupa tidak kembali terulang di jalur nasional tersebut. (*)








































