HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Jalan Nasional di Kuning I Aceh Tenggara Terendam Banjir, Warga Desak BPJN Aceh Bertindak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 27 September 2026 - 18:54 WIB

50345 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Banjir kembali melumpuhkan Jalan Nasional di Desa Kuning 1, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara. Genangan air merendam badan jalan utama penghubung antarkecamatan, membuat aktivitas warga dan arus kendaraan terhenti, sementara penanganan infrastruktur dinilai jalan di tempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir merendam jalan dengan air berwarna cokelat keruh yang mengalir deras setinggi lutut orang dewasa. Warga, termasuk perempuan dan anak-anak, terpaksa berjalan kaki menerobos genangan, sementara sepeda motor, becak bermotor, minibus, hingga truk-truk besar bermuatan melaju perlahan dengan risiko mogok dan tergelincir di tengah jalan yang licin.

Warga setempat menyebut banjir terjadi akibat peningkatan drastis debit air setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu sejak Sabtu malam. Air tidak tertampung pada Jembatan Kuning yang dinilai terlalu rendah dan sempit, sehingga langsung melimpas ke badan jalan nasional. Ketinggian air bahkan sempat mencapai sekitar lutut orang dewasa sebelum berangsur surut pada Minggu, 27 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini bukan peristiwa pertama. Setiap musim hujan, titik yang sama selalu menjadi langganan banjir. Namun hingga kini belum ada solusi permanen yang terlihat. Sorotan tajam pun mengarah kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh yang memiliki kewenangan atas jalan nasional tersebut.

Warga melalui kesaksian di lokasi yang disampaikan salah seorang warga Desa Kuning, meminta BPJN Aceh tidak hanya melakukan perbaikan tambal sulam, tetapi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap elevasi Jembatan Kuning dan sistem drainase di sepanjang ruas Bambel. Jalan yang licin akibat endapan lumpur banjir juga dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Lumpuhnya jalan nasional meski hanya beberapa jam menimbulkan kerugian berantai. Distribusi logistik terhambat, anak sekolah terlambat, dan warga harus mempertaruhkan keselamatan untuk tetap beraktivitas. Jika penanganan hanya bersifat reaktif saat banjir surut, maka siklus banjir yang sama akan terus berulang dan membebani masyarakat.

Pemerintah daerah bersama BPJN Aceh didesak segera turun melakukan normalisasi alur sungai, meninggikan badan jembatan, serta memastikan permukaan jalan tidak lagi menjadi kolam penampung banjir setiap kali hujan deras mengguyur Aceh Tenggara. (*)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan PJU Polres Laksanakan Sholat Jumat Keliling
Perkuat Implementasi Program Prioritas Kapolri, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sosialisasi Commander Wish Bersama Waka Polres
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Serap Aspirasi Lewat Reses III 2026, Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Banjir di Bambel
Asap Karhutla Jadi Peringatan Bersama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Kebakaran
Tiga Desa di Aceh Tenggara Gagal Ikut Pilkades Serentak, Persiapan Panitia Dipertanyakan
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru