slot preparation.lsrs.lu

Jalan Kampung Remukut Tergerus Sungai, Akses Warga Putus di Tengah Pembiaran Infrastruktur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:02 WIB

50395 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Tebing sungai yang longsor menggerus habis badan jalan tanah di Kampung Remukut dan memutus akses utama warga. Jalan yang selama ini menjadi satu-satunya jalur penghubung antar permukiman di kawasan pegunungan itu kini menyisakan tebing curam berbatu yang menganga tepat di bibir aliran sungai cokelat yang meluap deras.

Video amatir yang direkam di lokasi memperlihatkan betapa parahnya kerusakan. Kamera menyorot sungai lebar dengan arus turbulen yang telah mengikis habis bahu jalan, meninggalkan jurang dalam tanpa pengaman apapun. Di seberang sungai, rumah-rumah warga dan sebuah mobil putih terlihat berada di dataran yang lebih tinggi, hanya berjarak beberapa meter dari bibir longsor. Di atas sisa jalan yang rusak, beberapa pemuda tampak berdiri mengamati kondisi, seorang di antaranya duduk di atas sepeda motor sambil merokok, menggambarkan betapa warga sudah terbiasa dengan situasi berbahaya yang dibiarkan tanpa penanganan.

Narasi dalam rekaman itu menyebut bahwa kondisi tersebut adalah akses jalan yang melewati Kampung Remukut, di mana warga lain takut melintas, namun mereka terpaksa nekat karena tidak ada pilihan. Pernyataan itu menjadi cermin betapa warga dipaksa bertaruh nyawa setiap hari hanya untuk beraktivitas, sementara infrastruktur dasar mereka runtuh tanpa ada kejelasan perbaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa yang terjadi di Kampung Remukut bukan sekadar akibat hujan deras, melainkan akumulasi dari kelalaian bertahun-tahun. Mengapa jalan yang berada di sempadan sungai tidak pernah diperkuat dengan bronjong atau talud penahan? Di mana kajian mitigasi bencana untuk wilayah yang jelas-jelas berada di kawasan rawan erosi dan banjir bandang? Mengapa akses vital seperti ini masih berupa jalan tanah yang mudah tergerus air?

Pertanyaan-pertanyaan itu mengemuka karena hingga kini tidak terlihat ada upaya serius dari pemerintah untuk membangun infrastruktur yang tahan bencana di wilayah pedalaman Gayo Lues. Jalan dibiarkan seadanya, tanpa drainase, tanpa perkuatan tebing, tanpa perencanaan jangka panjang. Ketika sungai meluap, jalan pun hilang, dan warga yang menanggung akibatnya.

Kondisi yang terekam pada 26 September 2026 itu seharusnya menjadi alarm keras. Putusnya akses di Kampung Remukut berarti putusnya jalur ekonomi, putusnya akses anak sekolah, dan putusnya jalur evakuasi jika bencana susulan terjadi. Jika kerusakan ini terus dibiarkan tanpa intervensi konstruksi yang permanen dan serius, maka yang tergerus bukan hanya badan jalan, melainkan juga kepercayaan warga terhadap kehadiran negara di wilayah mereka sendiri. (*)

Berita Terkait

Satgas PRR Aceh Petakan Tiga Hulu Sungai Penyebab Banjir Gayo Lues yang Rendam Ratusan Keluarga
Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung
Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Berita Terbaru

NASIONAL

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:45 WIB