GAYO LUES – Banjir kembali melanda Kabupaten Gayo Lues dan melumpuhkan akses transportasi utama. Luapan Sungai Badak merendam total badan Jalan Badak hingga tidak dapat dilalui, membuat arus kendaraan terhenti dan aktivitas warga terganggu.
Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Badak, salah satu jalur penghubung vital bagi masyarakat setempat. Berdasarkan pantauan di lokasi, air dengan arus cukup deras meluap dari Sungai Badak dan menutupi seluruh permukaan jalan. Ketinggian air membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak berani melintas.
Dampak paling terlihat adalah sebuah truk angkutan barang yang terjebak di tengah banjir. Kendaraan tersebut dilaporkan telah terperangkap sejak sore hari sebelumnya dan hingga keesokan harinya masih belum berhasil dievakuasi. Posisi truk berada di tengah jalan yang tergenang, dengan air merendam sebagian roda hingga hampir menyentuh bak kendaraan.
Di sekitar lokasi, sejumlah warga tampak berkumpul di tepi jalan menyaksikan kondisi banjir. Mereka tidak dapat berbuat banyak selain menunggu air surut, sementara sebagian warga lainnya menyerukan perlunya bantuan evakuasi untuk kendaraan yang terjebak agar tidak terseret arus yang semakin deras.
Peristiwa banjir yang terjadi pada Sabtu, 27 September 2026 ini diduga dipicu oleh tingginya intensitas hujan di wilayah hulu yang menyebabkan debit Sungai Badak meningkat drastis dalam waktu singkat. Hingga air surut, warga diimbau untuk tidak memaksakan diri melintas di jalan tersebut demi menghindari risiko yang lebih besar. (*)









































