slot preparation.lsrs.lu

Harga Gabah di Aceh Timur Anjlok, Petani Terancam Rugi

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:42 WIB

50421 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Harga Gabah di Aceh Timur Anjlok, Petani Terancam Rugi

Baranewsaceh.co, Aceh Timur | Musim panen yang seharusnya membawa kegembiraan bagi para petani di Kabupaten Aceh Timur kini diselimuti kekhawatiran. Harga gabah kering panen dan gabah kering giling yang anjlok drastis membuat petani terancam merugi. Senin. 25/8/2025.

Menurut pantauan di lapangan, harga gabah panen saat ini dibeli oleh pedagang pengumpul seharga Rp6.200 per kilogram, sementara gabah kering giling berada di kisaran Rp6.700 per kilogram. Harga ini jauh di bawah ekspektasi petani, yang berharap harga dapat stabil di atas Rp7.000, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anjloknya harga gabah ini diduga kuat disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah surplus pasokan akibat panen raya yang terjadi serentak di berbagai daerah. Selain itu, kurangnya daya serap dari pabrik penggilingan padi lokal juga menjadi masalah, menyebabkan stok gabah menumpuk dan menekan harga jual.

Menanggapi situasi ini, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Aceh Timur, Sofyan, S.E., M.A.P., saat di konfirmasi media ini  menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Bulog.

Sementara sudah saya koordinasi di lapangan dan sudah saya sampai ke kepala bulog cabang langsa terkait harga gabah Rp. 6.200/ Kg.

“Kami menyadari kesulitan yang dihadapi para petani. Saat ini, kami sedang mengupayakan langkah-langkah strategis, termasuk berkoordinasi dengan kepala Bulog Cabang Langsa agar dapat menyerap gabah petani dengan harga yang lebih layak,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga dan berupaya mencari solusi terbaik demi kesejahteraan petani.

Bahagia Petani. berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk menstabilkan harga, sehingga mereka tidak mengalami kerugian besar setelah berbulan-bulan bekerja keras mengurus lahan. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi sektor pertanian di Aceh Timur, yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Berita Terkait

Dana SPP Eks PNPM Julok Diduga Raib Miliaran Rupiah, Aktivis Desak Kejari Aceh Timur Bongkar Skandal Lama
Hawalies Abwar Apresiasi PT Medco dan BPMA, Media Edukasi Dinilai Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Insan Pers
Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Ditunjuk sebagai Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim
Siswa SMAN 1 Simpang Ulim Gelar Aksi Protes Lingkungan Sekolah yang Gersang
Abi Tanjung Dalam Isi Tausiah Maulid Di Dayah Budi Darul Aman
LAKI dan Forum Keuchik Idi Tunong Apresiasi Gerak Cepat Bupati Al-Farlaky Tangani Jalan Idi–Keude Geurobak
Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru