slot preparation.lsrs.lu

Hakim MK Pertanyakan Independensi Verifikasi KPU Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 08:08 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Mahkamah Konstitusi menyoroti secara tajam prosedur verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum terhadap persyaratan pendidikan calon wakil presiden dalam rangkaian sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Dalam persidangan yang berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, Hakim Konstitusi Saldi Isra mencecar Ketua KPU Mochammad Afifuddin perihal ketiadaan upaya verifikasi langsung ke lembaga pendidikan atau instansi terkait untuk memastikan keabsahan dokumen pendidikan yang dipersoalkan oleh pihak pemohon.

Ketua KPU Mochammad Afifuddin mengakui di depan persidangan bahwa pihaknya tidak melakukan kunjungan langsung ke dinas pendidikan terkait untuk melakukan verifikasi, dengan dalih bahwa KPU hanya mengandalkan surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak berwenang sebagai dasar pemenuhan syarat pencalonan. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Hakim Saldi Isra yang membandingkan prosedur ini dengan ketatnya verifikasi faktual dalam pemilihan kepala daerah, di mana KPU daerah kerap menelusuri langsung asal-usul dokumen pendidikan calon, termasuk mereka yang menempuh pendidikan kesetaraan paket C.

Hakim Saldi menegaskan bahwa asumsi kebenaran dokumen yang dikeluarkan instansi berwenang tanpa disertai verifikasi pendukung di lapangan mencerminkan kelemahan dalam proses administrasi pemilu. Selain itu, Mahkamah Konstitusi mendesak KPU untuk menyerahkan dokumen risalah pembahasan internal yang menjadi landasan pengambilan keputusan tersebut, mengingat dokumen tersebut belum pernah diserahkan kepada majelis hakim. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Rahmad Bagja juga mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak melakukan verifikasi faktual ke dinas pendidikan karena keterbatasan akses dan ketiadaan informasi awal yang memadai, serta menyinggung adanya hambatan akses pengawasan yang telah terjadi sejak proses pemilihan legislatif. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terbaru