JAKARTA – Habib Rizieq Shihab melayangkan kritik tajam terhadap fenomena maraknya tindakan premanisme yang dilakukan oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah Jakarta. Pernyataan tegas ini disampaikan merespons insiden terbakarnya sebuah bangunan yang disebut sebagai markas besar kelompok tersebut baru-baru ini.
Dalam keterangannya, Rizieq menegaskan bahwa keberadaan ormas yang kerap melakukan intimidasi, pemerasan terhadap pedagang di pasar, hingga tindak kekerasan fisik terhadap masyarakat tidak dapat dibiarkan. Ia menyoroti adanya kecenderungan kelompok tersebut bertindak sewenang-wenang karena merasa memiliki perlindungan atau kedekatan dengan pihak penguasa. Menurut Rizieq, tindakan tersebut mencederai rasa keadilan dan keamanan publik, terlebih ketika aksi tersebut melibatkan penganiayaan terhadap warga lanjut usia.
Lebih lanjut, ia telah menyampaikan pesan resmi kepada pemerintah agar segera membubarkan ormas-ormas yang dinilai menyimpang dari fungsi sosialnya dan justru meresahkan masyarakat. Ia membandingkan perilaku ormas preman tersebut dengan organisasi besar lainnya seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang dinilai tertib dalam menjalankan roda organisasinya tanpa perlu menunjukkan sikap arogan di ruang publik.
Sebagai langkah solutif bagi kondisi sosial nasional, Rizieq kembali menyerukan gerakan revolusi akhlak. Ia meyakini bahwa krisis moral yang terjadi saat ini menjadi akar penyebab maraknya korupsi, tindak kriminal, hingga keretakan hubungan dalam keluarga. Dengan memperbaiki kualitas karakter masyarakat dan pejabat, ia optimis bahwa kezaliman dapat diminimalisir dan kesejahteraan rakyat dapat terwujud.
Menutup pernyataannya pada Selasa, 1 September 2026, Rizieq mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melawan segala bentuk kezaliman dan praktik korupsi. Ia menekankan pentingnya persatuan umat dalam menghadapi pihak-pihak yang mencoba menindas rakyat kecil, seraya menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan tindakan premanisme berkembang di tanah air. (*)








































