DENPASAR – Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, adik dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, wafat pada Sabtu, 26 September 2026. Guruh meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, sekitar pukul 04.16 WIB, setelah menjalani perawatan intensif selama dua pekan terakhir.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam pernyataan tertulis. Hasto mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian Guruh, yang selama ini dikenal luas sebagai tokoh seniman, Marhaenis, sekaligus pejuang partai. Hasto meminta seluruh masyarakat dan keluarga besar partai untuk memberikan penghormatan terbaik serta mendoakan almarhum.
Menurut keterangan yang dihimpun, Guruh Soekarnoputra telah menjalani perawatan intensif sejak dua minggu lalu akibat kondisi kesehatan yang menurun. Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, membenarkan bahwa Guruh sempat dirawat dan dalam keadaan kritis sebelum mengembuskan napas terakhir. Namun demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyakit yang diderita Guruh.
Di usia 73 tahun, Guruh dikenal tidak hanya di dunia politik, tetapi juga sebagai seniman yang berkontribusi besar pada seni dan budaya Indonesia. Kepergian Guruh meninggalkan duka mendalam khususnya bagi keluarga besar Sukarno dan jajaran PDI Perjuangan.
Pihak keluarga dan partai memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta meminta pintu maaf sebesar-besarnya atas segala kekhilafan Guruh selama hidupnya.
Saat ini, prosesi penghormatan kepada almarhum Guruh Soekarnoputra tengah dipersiapkan dengan protokol partai yang sesuai. Informasi lebih lanjut mengenai waktu pemakaman akan diumumkan setelah pihak keluarga menyampaikannya secara resmi. (*)








































