slot preparation.lsrs.lu

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Raib Setelah Terbongkar, Psikolog Forensik Soroti Dugaan Obstruction of Justice

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:39 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIBINONG – Polemik rumah-rumah mewah di Lembaga Pemasyarakatan Cibinong tidak berhenti pada temuan AC, TV, kulkas hingga mesin cuci di dalam blok hunian warga binaan. Kasus ini justru berkembang menjadi lebih serius setelah sejumlah fasilitas mewah tersebut dilaporkan raib tak lama setelah kasusnya mencuat ke publik, memunculkan dugaan adanya upaya menghilangkan barang bukti.

Berdasarkan pantauan, sorotan tajam terhadap skandal Lapas Cibinong ini datang dari psikolog forensik Reza Indragiri. Ia membedah persoalan tersebut bukan hanya dari sisi pelanggaran di dalam lapas, melainkan dari kegagalan tiga institusi yang seharusnya bertanggung jawab: Ombudsman, otoritas pemasyarakatan, dan DPR khususnya Komisi XIII.

Reza mempertanyakan apakah penggerebekan dan pembongkaran fasilitas mewah yang dilakukan secara reaktif merupakan jawaban atas persoalan pemasyarakatan yang jauh lebih kompleks. Menurutnya, yang terjadi di Cibinong adalah puncak gunung es dari sistem yang sudah lama dibiarkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang paling krusial, Reza menyoroti hilangnya sejumlah barang yang sebelumnya berada di lokasi. Barang-barang yang sempat terdokumentasi dalam inspeksi mendadak Ombudsman RI pada Rabu, 23 September 2026 tersebut tiba-tiba tidak ada di tempat saat hendak ditindaklanjuti. Ia mengaitkan hilangnya barang itu dengan dugaan obstruction of justice atau perintangan penyidikan, sebuah pelanggaran serius yang tentu membutuhkan pembuktian lebih lanjut namun tidak bisa diabaikan.

Di sisi lain, Reza juga mempertanyakan kembali konsep dasar lembaga pemasyarakatan itu sendiri. Apakah warga binaan memang harus dibuat menderita dengan kondisi yang tidak manusiawi, atau justru dipersiapkan untuk kembali ke tengah masyarakat melalui rehabilitasi dan reintegrasi?

Pertanyaan tersebut menjadi tamparan keras bagi otoritas pemasyarakatan dan Komisi XIII DPR RI. Jika lapas dibiarkan menjadi tempat pembiaran fasilitas mewah bagi yang berduit, sementara pembongkaran hanya dilakukan setelah viral tanpa ada pertanggungjawaban hukum atas hilangnya barang bukti, maka yang terjadi bukan penegakan aturan, melainkan drama pengalihan isu.

Lantas, siapa yang sebenarnya membuat urusan penjara di Indonesia semakin rumit? Apakah Ombudsman yang hanya berhenti pada sidak, otoritas lapas yang membiarkan, atau DPR yang abai dalam fungsi pengawasan hingga skandal Cibinong meledak pada September 2026 ini? (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB