slot preparation.lsrs.lu

Dugaan Praktik ‘Titipan’ hingga Fasilitas Khusus: Menyorot Tajam Hubungan Mesra Komisi III dan Korps Bhayangkara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 03:11 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 1 September 2026 – Kritik tajam terhadap kinerja Komisi III DPR RI kembali mencuat, menyoroti pergeseran peran lembaga pengawasan tersebut yang dinilai lebih menyerupai pendukung institusi kepolisian ketimbang menjalankan fungsi kontrol sosial. Berdasarkan informasi yang dilansir dari kanal YouTube Dear President, fenomena ini mencerminkan pudarnya independensi legislatif dalam mengawal kebijakan hukum di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, para pengamat menyoroti sejumlah tindakan Komisi III yang dianggap terlalu memihak kepentingan Polri, mulai dari dukungan terhadap pemblokiran rekening yang kontroversial hingga agresivitas dalam penyusunan regulasi yang dinilai pro-kepolisian. Relasi yang terlalu harmonis ini memicu kecurigaan publik mengenai adanya praktik transaksional di balik hubungan antara parlemen dan aparat penegak hukum, yang pada gilirannya mencederai prinsip akuntabilitas publik.

Praktik yang disorot, termasuk isu fasilitas khusus bagi anggota dewan oleh kepolisian daerah hingga dugaan sistem titipan dalam rekrutmen jabatan di lembaga hukum, dinilai telah merusak sistem ketatanegaraan. Posisi pengawasan yang seharusnya dilakukan DPR terhadap kepolisian menjadi tumpul dan justru terkesan melayani kepentingan mitra kerjanya. Komisi III didesak untuk segera memulihkan marwah lembaganya dengan bersikap kritis dan independen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, dinamika ini juga disoroti sebagai bagian dari konstelasi politik yang mengitari Presiden Prabowo. Para analis menilai bahwa loyalitas berlebih dari elemen parlemen terhadap kebijakan kepolisian yang tidak transparan dapat merugikan citra pemerintah. Presiden diharapkan mampu memetakan ulang lingkungan kekuasaan agar terbebas dari anasir yang mengedepankan relasi politik jangka pendek, demi menjaga integritas pemerintahan yang bersih dan berwibawa di mata masyarakat. (*)

Berita Terkait

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:27 WIB

Banjir Meluas di Aceh, Pemerintah Daerah Diminta Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat

Rabu, 4 November 2026 - 03:24 WIB

Tarmizi Age, Eks GAM Denmark: Indonesia Butuh Pelabuhan Tol Laut Internasional ke Eropa di Sabang

Selasa, 3 November 2026 - 19:34 WIB

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USK Sukses Gelar Aksi Sosial “Sigap Darurat”, Bekali Siswa MIS Lamgugob Kartu Darurat

Selasa, 3 November 2026 - 19:28 WIB

Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU

Selasa, 3 November 2026 - 18:44 WIB

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang

Senin, 2 November 2026 - 18:50 WIB

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Dakwaan Kerusuhan Zikir Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman: Satu Terdakwa Didakwa Injak Merah Putih, Satu Lainnya Bakar Motor Dinas TNI

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB