slot preparation.lsrs.lu

Dua BUMN Plat Merah Terancam Jadi Bancakan Broker VIP

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025 - 02:27 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen)

DITENGAH kerasnya peringatan presiden Prabowo, untuk memerangi praktek korupsi dijajaran institusi pemerintah, sepertinya tidak memberikan efek jera para “broker jabatan”, untuk terus memasarkan komoditas kedudukan basah di negeri ini. Para broker VIP, umumnya adalah orang-orang yang berada di inner circle kekuasaan, saat ini mulai didatangi oleh para pemburu jabatan basah.

Biasanya para pemburu jabatan basah, sudah mengetahui kemana harus datang, sambil membawa “mahar” sebagai barter dan tanda terimakasih. Bahkan kerapkali sang broker VIP, didatangi oleh beberapa pemburu jabatan. Moment tersebut tentunya dieksploitasi untuk menaikan harga komoditas jabatan. Inilah yang dinamakan lelang jabatan dibawah tangan, dengan mekanisme yang mengajukan penawaran tertinggilah pemenangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertamina yang baru saja tertimpa musibah kerampokan, dengan nilai kerugian puluhan triliun dan mengakibatkan sejumlah pejabat pertamina menjalani proses hukum. Ditengah keterpurukan citra pertamina dan upaya penyehatan manajemen direksi, para broker VIP mulai didatangi oleh para pemburu jabatan basah, untuk mengajukan penawaran dalam rangka memperoleh jabatan tertentu. Diperoleh temuan yang bersumber dari orang dalam, broker VIP mulai kebanjiran gratifikasi dengan nilai cukup fantastic, menembus hingga ratusan milyar. Kasak kusuk jual beli jabatan basah, juga terjadi di PLN. Tetapi broker VIPnya tetap berdomisili di lingkungan istana.

Fenomena pasar gelap jual beli jabatan, ternyata terus tumbuh subur ditengah badai pemberantasan korupsi yang dihembuskan presiden Prabowo. Sekalipun penempatan jabatan di pertamina dan PLN didasarkan oleh meritokrasi dan seleksi secara ketat, berdasarkan penilaian kinerja dan kompetensi.

Tetapi kehadiran broker VIP yang berlindung dibalik otoritas kekuasaan negara, mampu menerobos barikade aturan. Oleh sebab itu, program penyehatan manajemen pertamina, hanya berjalan sebatas “ganti pemain”, tapi pola permainan tetap sama “bertahan untuk meningkatkan kualitas korupsi”.

Sosok broker VIP bukan dongeng tentang monster jahat, tetapi adalah true story tentang sosok warga negara Indonesia pemakan segala, tanpa memiliki empati terhadap nasib rakyat kecil. Mari kita kawal pertamina dan PLN dari ancaman para broker VIP yang sejatinya lebih durhaka dari malin kundang.

Berita Terkait

Ketika Google Menjadi Pilihan Pertama, Di Mana Posisi Perpustakaan?
DPC dan 10 PAC PPP Nagan Raya Nyatakan Sikap, Serukan Persatuan dan Kekompakan Kader
Festival Santri Dayah MUQ Nagan Raya Jadi Ajang Unjuk Bakat, Siswa MIN 3 Raih Tiga Penghargaan
Wagub Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera
LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama
Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas
Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru