slot preparation.lsrs.lu

Dekranasda Aceh Lakukan Pembinaan Langsung ke Pengrajin Kampung Sere Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:55 WIB

50666 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Tim pembinaan Dekranasda Aceh mengunjungi Kampung Sere, Kecamatan Blangkejeren, untuk memberikan pembinaan langsung kepada para pengrajin di wilayah tersebut, Rabu (27/08/2025). Kegiatan ini bertujuan mendengar keluhan, masukan, serta aspirasi para pengrajin sekaligus memberikan bimbingan terkait pengembangan usaha kerajinan lokal.

Ketua Dekranasda Kabupaten Gayo Lues, Ny. Rita Elviani Suhadi, menjelaskan bahwa di Kampung Sere terdapat 24 kepala keluarga yang berprofesi sebagai pengrajin. “23 KK pengrajin kerawang dan satu KK pengrajin pandai besi, dan dari setiap KK terdapat dua orang pengrajin,” ujarnya. Ia menambahkan, sebagian besar pengrajin telah mengikuti pelatihan baik dari dalam maupun luar daerah dan telah mendapatkan sertifikat maupun piagam sebagai bukti kompetensi.

Dalam pertemuan tersebut, Ny. Rita menjelaskan peran Dekranasda Gayo Lues dalam membina para pengrajin, antara lain mensosialisasikan izin usaha, membantu pembuatan merek dagang, mendaftarkan pengrajin dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), mengusulkan pelaku UMKM untuk mengikuti pelatihan, serta mempromosikan produk melalui pameran. Ia berharap di masa mendatang, produk kerajinan yang dihasilkan pengrajin Kampung Sere dapat dipromosikan melalui media sosial agar dikenal lebih luas, baik secara nasional maupun global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapannya, Dekranasda Aceh dapat memberikan bimbingan, dukungan, dan bantuan seperti peralatan, pelatihan, bahan baku, rumah produksi, dan lainnya, sehingga kerajinan di Kabupaten Gayo Lues, baik kerawang maupun produk lainnya, dapat semakin dikenal,” ujarnya.

Pengulu Kampung Sere, Abdul Manan, menyatakan harapannya agar hasil kerajinan masyarakat lebih diperhatikan dan dapat ditampung serta dipasarkan oleh Dekranasda Gayo Lues. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan promosi produk agar pengrajin dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih signifikan.

Ketua Tim Pembinaan Dekranasda Aceh, Zulkifli, menyampaikan bahwa seluruh masukan dan permohonan bantuan akan dicatat dan dibahas dalam forum Dekranasda Provinsi Aceh. Menurutnya, pembinaan ini juga menitikberatkan pada manajemen dan administrasi usaha pengrajin, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme pengrajin lokal. “Kami melakukan pembinaan kepada para pengrajin, ada beberapa juknis dan teknis yang akan kami bicarakan. Fokusnya lebih ke arah manajemen dan administrasi,” jelasnya.

Setelah sesi pembukaan, tim Dekranasda Aceh melanjutkan pembinaan secara langsung, mendengarkan keluhan dan masukan dari pengrajin, serta memberikan saran untuk pengembangan usaha mereka. Tim juga melihat langsung hasil kerajinan yang dipamerkan, mulai dari pakaian, serbet, syal, kain, payung, hingga tas bermotif kerawang Gayo.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengrajin lokal, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas. Dengan adanya dukungan dari Dekranasda Aceh dan Kabupaten, pengrajin Kampung Sere diharapkan dapat meningkatkan daya saing produknya di tingkat nasional maupun internasional. (red)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru