HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Bupati TRK Serahkan 21 Unit Alsintan untuk Pulihkan Pertanian Beutong Ateuh Pascabencana

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

50251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE — Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian di wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Raja Sayang, menyerahkan bantuan Alsintan Tahun 2026 tersebut kepada kelompok tani terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan berlangsung di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Selasa (6/10/2026).

Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pertanian itu terdiri atas 17 unit hand tractor dan 4 unit mesin perontok padi.

Bupati Nagan Raya yang akrab disapa TRK menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya petani, agar dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian setelah wilayah Beutong Ateuh Banggalang terdampak bencana.
Menurut TRK, sektor pertanian memiliki peran strategis bagi daerah.

Selain menjadi penopang ketahanan pangan, pertanian juga merupakan sumber mata pencaharian masyarakat sekaligus salah satu penggerak perekonomian daerah.

“Pertanian tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pangan, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian masyarakat dan penggerak perekonomian daerah,” ujar TRK.

Ia berharap dukungan Alsintan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga proses pemulihan aktivitas pertanian dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita terus berupaya agar Beutong Ateuh ini segera pulih,” harapnya.

Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Selain memberikan dukungan terhadap sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga terus mendorong percepatan pemulihan berbagai infrastruktur yang terdampak bencana di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

TRK menyebutkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak, normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, hingga pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat bencana.

“Untuk hal ini, sumber anggaran dan pelaksanaannya ada di pemerintah pusat. Karena itu, kita terus berkoordinasi dan mendorong agar penanganannya dapat dipercepat,” jelasnya.

TRK juga mengajak masyarakat Beutong Ateuh Banggalang untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif selama proses pemulihan berlangsung.

Ia meminta masyarakat tetap menjaga persatuan, kekompakan, persaudaraan, dan kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat mengganggu proses pemulihan pascabencana.

“Saya mengimbau masyarakat Beutong Ateuh Banggalang untuk tetap menjaga kekompakan, persaudaraan, dan kebersamaan. Jangan mudah terprovokasi,” tegasnya.
97,5 Hektare Lahan Pertanian Terdampak

Sementara itu, Kepala DTPHP Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E., dalam laporannya menjelaskan bahwa bantuan Alsintan tersebut merupakan bentuk dukungan Kementerian Pertanian untuk membantu kelompok tani memulihkan kembali kegiatan pertanian di wilayah terdampak bencana.

Menurut Marzuki, bantuan tersebut tidak terlepas dari komunikasi dan koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dengan Kementerian Pertanian.

“Alhamdulillah, ini merupakan hasil komunikasi langsung Bapak Bupati dengan pihak kementerian,” kata Marzuki.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan DTPHP Kabupaten Nagan Raya, sekitar 97,5 hektare lahan pertanian di Beutong Ateuh Banggalang terdampak bencana.

Dari jumlah tersebut, sekitar 43 hektare mengalami kerusakan berat, sementara sekitar 54,5 hektare lainnya mengalami kerusakan sedang dan ringan.

Untuk lahan yang mengalami kerusakan sedang dan ringan, kata Marzuki, pemerintah akan melakukan penanganan melalui program rehabilitasi lahan sawah dari Kementerian Pertanian.

“Untuk lahan yang mengalami kerusakan sedang dan ringan, akan segera kami tangani melalui program rehabilitasi lahan sawah dari Kementerian Pertanian. Saat ini kami dalam proses kontrak dengan kelompok tani,” jelasnya.

Penyerahan Alsintan ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mempercepat bangkitnya kembali aktivitas pertanian masyarakat Beutong Ateuh Banggalang.

Dengan dukungan sarana dan prasarana pertanian yang memadai, para petani diharapkan dapat kembali mengolah lahan secara optimal dan secara bertahap memulihkan produktivitas pertanian pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat, memperkuat sektor pertanian, serta mendorong percepatan pemulihan wilayah terdampak agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal dan perekonomian daerah terus tumbuh. (*)

Berita Terkait

Dipimpin Mendagri, Bupati TRK Ikuti Rakor Perkembangan Rehap-Rekon Fasilitas Kesehatan Pascabencana
Kajari Nagan Raya Lantik Lima Pejabat Eselon V, Tekankan Integritas dan Profesionalisme dalam Penegakan Hukum
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Nagan Raya Gelar Lomba Pidato dan Olahraga
Ketua Muhammadiyah Nagan Raya Organisasi Hadiri Khanduri Haul Abu Habib Muda Seunagan
Festival Literasi Nagan Raya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lokakarya, Lomba Bertutur, dan Pameran UMKM
FKPA Nagan Raya Resmi Dilantik, Pemkab Dorong Perkuat Pemberdayaan Perempuan
Mustafa Terpilih sebagai Ketua Pemuda Gampong Lung Baro, Menang Telak dengan 116 Suara
NJU CUP I Tahun 2026 Meriahkan Suak Puntong, Turnamen Voli Semi Open Se-Aceh Rebut Total Hadiah Rp65 Juta

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru