slot preparation.lsrs.lu

Bupati Gayo Lues Tegaskan Bahan Pangan Program MBG Harus Dibeli dari Masyarakat Lokal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 01:44 WIB

501,358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, BARANEWS — Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa seluruh bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib dibeli dari masyarakat lokal Gayo Lues. Ia menyampaikan, kebijakan itu penting untuk memastikan manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh pelajar penerima, tetapi juga oleh petani dan pelaku usaha mikro di daerah tersebut melalui perputaran ekonomi lokal.

“Salah satu tujuan Bapak Presiden dengan program MBG ini adalah agar perputaran uang terjadi di masyarakat. Kalau bahan pangannya didatangkan dari luar daerah, artinya tujuannya tidak tercapai,” ujar Suhaidi dalam arahannya saat rapat koordinasi di Aula Setdakab Gayo Lues, Jumat (26/9/2025).

Bupati menekankan bahwa pembelanjaan kebutuhan dapur MBG harus mengutamakan pasar tradisional dan petani lokal. Ia pun mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten akan melakukan pengecekan langsung terhadap dapur pelaksana program.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nanti kita akan cek langsung. Jika ada dapur yang tidak tertib dan tidak berpihak ke masyarakat sekitar, akan kita rekomendasikan untuk ditutup saja,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pihak penyelenggara MBG terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, sebab keberhasilan program ini tidak hanya dinilai dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Badan Gizi Nasional untuk Kabupaten Gayo Lues, Jellyfa Indah, S.Tr.Gz., menjelaskan bahwa pihaknya telah berusaha maksimal memenuhi kebutuhan bahan pangan MBG dari pasar lokal.

“Kami laporkan, Pak Bupati, bahwa seluruh bahan makanan dibeli dari pasar tradisional dan masyarakat sekitar. Namun memang ada beberapa komoditas seperti ikan laut yang tidak tersedia di sini, sehingga terpaksa dibeli dari luar daerah,” jelas Jellyfa.

Ia menambahkan, keterbatasan ketersediaan bahan dalam jumlah besar juga menjadi tantangan tersendiri bagi dapur pelaksana MBG di Gayo Lues. Meski begitu, pihaknya tetap berkomitmen untuk memprioritaskan belanja dari dalam daerah semaksimal mungkin.

Terkait tenaga kerja, Jellyfa menyebut bahwa para pekerja dapur MBG seluruhnya merupakan warga Gayo Lues. Hanya saja, karena belum memiliki badan usaha mandiri, beberapa pekerja menyewa perusahaan pelaksana dari luar daerah sebagai payung hukum.

“Besar harapan kami ke depan, semua sumber daya yang ada di Gayo Lues, baik bahan pangan, pelaksana, hingga tenaga kerjanya bisa kita optimalkan. Ini akan jadi momentum untuk penguatan ekonomi daerah,” tutup Jellyfa.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat yang bertujuan memperkuat ketahanan gizi pelajar dan masyarakat rentan, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, pelaku UMKM, dan pasar tradisional. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru