slot preparation.lsrs.lu

Bupati Gayo Lues Apresiasi Mendagri dan Dirjen Bina Adwil Kawal Percepatan Rehab Rekon Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:04 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA yang terus mengawal percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, khususnya di Kabupaten Gayo Lues.

Apresiasi tersebut disampaikan Suhaidi saat diwawancarai pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Ia berharap dukungan pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf atau Mualem dan Wakil Gubernur Fadhlullah atau Dek Fadh dapat mempercepat pemulihan daerah serta mengembalikan kehidupan masyarakat secara bertahap.

Menurut Suhaidi, sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten menjadi faktor penting dalam menghadapi dampak bencana. Koordinasi yang terus dilakukan Safrizal ZA bersama pemerintah daerah dinilai memberikan dorongan bagi percepatan penanganan berbagai persoalan di lapangan. Komunikasi yang intensif, terarah, dan teratur membantu pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan masyarakat sekaligus mengupayakan solusi sesuai kewenangan masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhaidi secara khusus mengapresiasi peran Safrizal ZA dalam mengawal agenda pemulihan pascabencana di Aceh. Menurutnya, komunikasi yang terjaga antara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi dengan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar program pemulihan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan.

Pemerintah pusat dan daerah juga perlu memastikan setiap program berjalan terkoordinasi, tepat sasaran, serta memperhatikan kondisi geografis dan tingkat kerawanan wilayah terdampak. Salah satu langkah penting yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gayo Lues adalah rencana relokasi warga dari 21 desa yang berada di kawasan rawan, terutama di sekitar daerah aliran sungai, menuju lokasi yang dinilai lebih aman untuk hunian jangka panjang. (*)

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru