slot preparation.lsrs.lu

BPS Gayo Lues Beri Penghargaan ke Diskominfo, Jadi Walidata Aktif Dorong Statistik Sektoral

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 00:28 WIB

50786 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, Baranews – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gayo Lues memberikan penghargaan kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Gayo Lues. Penghargaan ini diberikan karena Diskominfo dinilai berpartisipasi aktif sebagai Walidata dalam mendorong pelaksanaan dan pembinaan statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues.

Penyerahan penghargaan berlangsung pada 18 Juli 2025 lalu di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues. Bupati Gayo Lues menyerahkan langsung piagam penghargaan tersebut kepada Diskominfo melalui Kepala Dinas, Said Idris Wintareza, SE., MM.

Tak hanya itu, Diskominfo juga memborong dua penghargaan lainnya pada tahun 2024. Pertama, sebagai lokus pembinaan penyelenggaraan statistik sektoral. Kedua, sebagai lokus penilaian evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral atau EPSS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Diskominfo Gayo Lues, Said Idris Wintareza, pada (12/08.2025) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan BPS. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data.
“Saya berharap, dengan mendapatkan piagam ini kita bisa lebih baik lagi dalam mengumpulkan data,” ujarnya kepada wartawan.

Said menambahkan, data yang dikelola Diskominfo sebagai Walidata bekerja sama dengan BPS sangat penting untuk menunjang pembangunan daerah. Data tersebut, kata dia, akan menjadi landasan dalam merencanakan program dan kebijakan agar Kabupaten Gayo Lues bisa berkembang lebih maju.

“Data ini nantinya akan diperlukan untuk membangun Kabupaten Gayo Lues menjadi lebih baik dan maju lagi,” tambahnya.

BPS sendiri mendorong setiap perangkat daerah memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya statistik sektoral. Keberadaan Walidata, seperti Diskominfo, menjadi simpul koordinasi dan pengelolaan data yang terintegrasi di lingkup pemerintah daerah. Dengan dukungan data yang valid dan terstruktur, kebijakan pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran. (RED)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru