
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gayo Lues, Muhaimin, mengonfirmasi bahwa material fisik huntara tersebut pada mulanya merupakan aset dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pasca-tanggap darurat. Mengingat masa pemanfaatannya telah selesai, pemerintah daerah berkewajiban melakukan pengamanan fisik dan administrasi.
“Itu merupakan aset BNPB. Pemda mengumpulkannya dan digudangkan agar pengelolaannya tertib dan terpantau,” ujar Muhaimin saat dikonfirmasi, Senin (5/10).
Pengamanan aset tersebut merujuk pada prinsip tata kelola Barang Milik Daerah (BMD) untuk menghindari potensi kerusakan, penyusutan nilai, maupun kehilangan material di lapangan. Seluruh komponen huntara yang telah dibongkar dialokasikan penyimpanannya di gudang milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gayo Lues.
Muhaimin menambahkan, proses penertiban saat ini masih berjalan secara bertahap di sejumlah titik sebaran huntara. “Saat ini masih dalam tahap proses pembongkaran,” kata dia.
Setelah seluruh material rampung digudangkan dan diverifikasi kelayakannya, BPBD akan mencatat status ketersediaan barang tersebut. Material yang masih memenuhi standar teknis nantinya dapat dialihfungsikan atau disiagakan kembali sewaktu-waktu sebagai sarana tanggap darurat apabila terjadi eskalasi bencana di wilayah Gayo Lues. (Ham)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan PresidenRabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut TuntasRabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil PresidenRabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan IlegalRabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator MelaporRabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur MakarSelasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden PrabowoSelasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB
Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden PrabowoBerita Terbaru
ACEH TENGGARA
Rabu, 4 Nov 2026 - 10:17 WIB
JAKARTA
LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Rabu, 4 Nov 2026 - 10:11 WIB
NAGAN RAYA
Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama
Rabu, 4 Nov 2026 - 10:00 WIB
NASIONAL
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Rabu, 4 Nov 2026 - 04:20 WIB
NASIONAL
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
Rabu, 4 Nov 2026 - 04:15 WIB

4 November 2026 | 4:20 am WIB

4 November 2026 | 4:15 am WIB

4 November 2026 | 4:10 am WIB

4 November 2026 | 4:06 am WIB

4 November 2026 | 2:27 am WIB

3 November 2026 | 7:28 pm WIB

28 Oktober 2026 | 3:08 am WIB

28 Oktober 2026 | 12:31 am WIB

20 Oktober 2026 | 1:43 pm WIB

20 Oktober 2026 | 12:51 am WIB

4 November 2026 | 3:15 am WIB

3 November 2026 | 3:39 pm WIB

3 November 2026 | 3:32 pm WIB

3 November 2026 | 3:19 pm WIB

3 November 2026 | 3:14 pm WIB

4 November 2026 | 3:24 am WIB

3 November 2026 | 7:34 pm WIB

3 November 2026 | 6:44 pm WIB

2 November 2026 | 6:50 pm WIB

19 Oktober 2026 | 10:26 pm WIB

15 Oktober 2026 | 9:55 pm WIB

15 Oktober 2026 | 9:30 pm WIB

27 September 2026 | 10:05 pm WIB

21 September 2026 | 11:50 am WIB

3 November 2026 | 6:44 pm WIB

3 November 2026 | 1:35 pm WIB

1 November 2026 | 12:10 pm WIB

30 Oktober 2026 | 10:08 pm WIB
