slot preparation.lsrs.lu

BGN Dapatkan Anggaran Rp240,2 Triliun untuk Program Gizi 2027, 99,8 Persen Dikhususkan untuk MBG

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 21:58 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menetapkan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp240,2 triliun setelah melalui proses efisiensi dan penyesuaian oleh pemerintah. Porsi terbesar dari dana tersebut, mencapai Rp232,50 triliun atau hampir 99,84 persen, difokuskan untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Kepala BGN, Sudaryono, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Ia menjelaskan, angka final pagu anggaran BGN sudah melalui koreksi dan efisiensi dari usulan semula Rp270,2 triliun. Penyesuaian dilakukan pada 5 Agustus 2026 lewat surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas, sehingga total anggaran akhirnya turun Rp30 triliun dari usulan awal.

Meski terjadi pemangkasan, Sudaryono menekankan bahwa prioritas tetap diberikan pada intervensi gizi bagi peserta didik di lembaga pendidikan serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dari struktur belanja BGN 2027, sebanyak 96,95 persen diperuntukkan bagi Program Pemenuhan Gizi Nasional dan hanya 3,05 persen untuk Program Dukungan Manajemen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudaryono mengungkapkan bahwa dari total anggaran program pemenuhan gizi nasional sebesar Rp232,87 triliun, hampir seluruhnya, atau Rp232,50 triliun, benar-benar dialokasikan untuk MBG. Sementara sisanya, sekitar Rp373 miliar, digunakan untuk kegiatan pendukung seperti standarisasi dapur, pelatihan petugas, dan pemantauan mutu untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan di seluruh wilayah kerja BGN.

Target nasional yang dibidik BGN sangat besar. Ada 72,5 juta jiwa penerima manfaat sepanjang 2027 yang terdiri atas peserta didik, tenaga pendidik, serta kelompok 3P (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui). Untuk kelompok pendidikan, alokasi Rp198,96 triliun disiapkan untuk menjangkau 60,5 juta murid dan tenaga kependidikan dari PAUD sampai SLB, hingga pesantren. Sedangkan kelompok 3P diproyeksikan menerima alokasi Rp33,54 triliun untuk distribusi makanan bergizi kepada 8 juta balita, 1,75 juta ibu hamil, dan 2 juta ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Sudaryono menegaskan, BGN membangun ekosistem pemenuhan gizi nasional yang mencakup pemberian makanan sekaligus penguatan sistem kontrol mutu dan keamanan distribusi makanan. Ia berharap, dengan terjaminnya anggaran, program gizi 2027 akan berjalan optimal dan langsung berdampak pada kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dengan komitmen anggaran yang demikian besar, BGN dihadapkan pada tantangan besar untuk memastikan intervensi benar-benar efektif sampai ke kelompok target dan mampu mencegah kasus-kasus kegagalan dalam distribusi makanan bergizi gratis di lapangan. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru