HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 17:54 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 21 September 2026 — Bea Cukai Lhokseumawe terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berorientasi ekspor. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, Senin (21/9), untuk memperkuat pemahaman mengenai ketentuan dan persyaratan pengawasan obat dan makanan bagi UMKM binaan Klinik Ekspor Bea Cukai Lhokseumawe.

Dalam kunjungan tersebut, Bea Cukai Lhokseumawe diwakili oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian. Kunjungan diterima langsung oleh Kepala BBPOM di Banda Aceh, Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., didampingi Maunizar, S.Farm., Apt., Ketua Tim Penyidikan dan Cegah Tangkal PFM Ahli Madya, serta Muhibuddin, S.TP., Ketua Tim Sertifikasi BBPOM di Banda Aceh.

Pertemuan membahas berbagai aspek pengawasan dan persyaratan yang perlu dipenuhi pelaku UMKM, khususnya yang bergerak pada sektor obat dan makanan dan memiliki orientasi untuk memasuki pasar ekspor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemenuhan standar keamanan dan mutu produk menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipersiapkan UMKM sebelum memperluas pemasaran ke pasar internasional. Karena itu, pemahaman terhadap ketentuan sektoral sejak tahap produksi hingga ekspor menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan pelaku usaha.

Melalui Klinik Ekspor, Bea Cukai Lhokseumawe memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM yang memiliki potensi untuk mengembangkan pasar ke luar negeri. Sinergi dengan BBPOM di Banda Aceh diharapkan dapat memperkaya informasi yang diberikan kepada pelaku usaha, khususnya terkait aspek keamanan, mutu, sertifikasi, dan persyaratan produk obat dan makanan.

“Penguatan sinergi dengan BBPOM menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada UMKM. Pelaku usaha tidak hanya perlu memahami aspek kepabeanan dalam proses ekspor, tetapi juga harus memastikan produk yang dihasilkan memenuhi ketentuan keamanan, mutu, dan persyaratan negara tujuan,” ujar Vicky.

Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembinaan UMKM yang semakin terintegrasi. Dengan informasi dan pendampingan yang tepat, pelaku usaha dapat mempersiapkan produk sejak awal agar memenuhi standar yang dipersyaratkan dan memiliki daya saing di pasar internasional.

Bagi Bea Cukai Lhokseumawe, fasilitasi UMKM berorientasi ekspor merupakan bagian dari upaya mendorong produk lokal agar memiliki akses pasar yang lebih luas. Sementara itu, sinergi dengan instansi teknis seperti BBPOM menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan produk dari sisi regulasi dan standar yang berlaku.

Melalui kolaborasi tersebut, produk UMKM Aceh diharapkan tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik, tetapi juga semakin siap untuk menembus pasar global dengan mengedepankan aspek keamanan, mutu, kepatuhan, dan daya saing.

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:05 WIB

Langit Palangka Raya Berubah Oranye, Kesaksian Aktivis Dayak Patahkan Klaim Istana Soal Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB