slot preparation.lsrs.lu

Bea Cukai Lhokseumawe dan DWP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pardede

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:52 WIB

50402 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE |  Bea Cukai Lhokseumawe bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bea Cukai Lhokseumawe menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran di kawasan Pardede, Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, M. Syahputra, beserta jajaran pegawai dan pengurus DWP Bea Cukai Lhokseumawe.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok serta pakaian layak pakai untuk masyarakat yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan kemanusian tersebut diserahkan di Posko Pengungsian Gampong Jawa Lama yang berada di area eks Pelabuhan Pardede dan diterima langsung oleh Keuchik Gampong Jawa Lama, Samsul Bahri, didampingi perangkat gampong, kepala dusun, Babinsa TNI, dan Bhabinkamtibmas Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati keluarga besar Bea Cukai Lhokseumawe terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Menurutnya, kehadiran instansi pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui fungsi pelayanan dan pengawasan, tetapi juga melalui aksi nyata kemanusiaan dan solidaritas sosial kepada masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta memberikan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan, bantuan yang disalurkan berasal dari donasi Dewan Kemakmuran Mushola Al-Uswah Bea Cukai Lhokseumawe, pegawai Bea Cukai Lhokseumawe, ibu-ibu anggota DWP, serta para Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) dan PSO Bea Cukai Lhokseumawe.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial Bea Cukai Lhokseumawe dalam memperkuat kepedulian kemanusiaan serta membangun sinergi dengan masyarakat dan aparat kewilayahan dalam merespons kondisi darurat di daerah. (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru