slot preparation.lsrs.lu

Barantin Aceh dan Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Integrasi Pengawasan dan Sistem Layanan Terpadu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025 - 04:18 WIB

50397 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe – Dalam upaya memperkuat koordinasi lintas sektor, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Barantin) Aceh melakukan kunjungan resmi ke Kantor Bea Cukai Lhokseumawe pada Selasa, 3 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas barang serta mendukung kelancaran program nasional di bidang logistik dan karantina.

Rombongan Barantin Aceh dipimpin oleh Novan Karnanto, SP., M.Si (Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan), bersama sejumlah pejabat dan fungsional lainnya: drh. Indrayati, Faujiati, S.Pi., MM, Arianti, S.Si, Aksal, S.Pi, Cut Rahmawati, dan Rosdiana.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswadi, didampingi Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai serta Dukungan Teknis (PKCDT), Maringan Simanihuruk, serta Pemeriksa Bea Cukai Pertama, Teuku Hamzah, beserta staf.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi ini bukan sekadar koordinasi administratif, tapi komitmen bersama untuk menjaga keamanan hayati, mempercepat pelayanan, dan mendorong efisiensi logistik nasional,” ujar Agus Siswadi.

Pertemuan membahas implementasi KMK Nomor 18/KM.4/2025 dan 19/KM.4/2025 mengenai penundaan pengawasan pembatasan ekspor-impor, serta harmonisasi dengan Peraturan Badan Karantina Indonesia Nomor 5 Tahun 2025.

Juga dibahas penguatan integrasi Sistem SSm QC (Single Submission Quarantine–Customs), bagian dari program National Logistic Ecosystem (NLE), guna meminimalisir duplikasi pemeriksaan dan mempercepat proses layanan.

Novan Karnanto, Ketua Tim Karantina Pertanian menambahkan bahwa Pentingnya komunikasi dalam implementasi sistem bersama serta Koordinasi teknis di lapangan akan lebih maksimal melalui dialog antar lembaga seperti ini,” Ujar Novan

Kedua instansi sepakat untuk terus memperkuat integrasi pengawasan dan layanan publik demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang sehat dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru