HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kota Langsa Akibat Hujan Deras Berhari-hari

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 04:21 WIB

50889 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa – Hujan yang mengguyur Kota Langsa dengan intensitas tinggi selama tiga hari berturut-turut telah menyebabkan terjadinya banjir genangan di sejumlah wilayah permukiman warga. Salah satu titik terdampak banjir terjadi di Dusun Bukit dan Gang Kurnia, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, pada Selasa siang, 25 November 2025.

Tingginya curah hujan yang terjadi sejak akhir pekan menyebabkan sistem drainase di beberapa kawasan tidak mampu menampung debit air yang meluap secara drastis. Air pun menggenangi permukiman dengan ketinggian bervariasi, pada beberapa titik mencapai hingga ±45 sentimeter. Genangan air yang terjadi merendam rumah-rumah warga dan memaksa sebagian penduduk untuk mengungsi demi keselamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa bergerak cepat menanggapi kejadian tersebut. Petugas langsung melakukan peninjauan ke lokasi terdampak banjir dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Langsa, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Seksi Kedaruratan, serta unsur TNI, Polri, dan jajaran pemerintahan gampong setempat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi lapangan secara langsung serta berkoordinasi dengan warga mengenai upaya penanganan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data sementara yang dihimpun oleh BPBD mencatat sedikitnya 110 unit rumah warga terdampak banjir, dengan jumlah pengungsi mencapai 150 keluarga atau sekitar 420 jiwa. Selain itu, petugas juga melakukan proses evakuasi terhadap seorang warga lanjut usia, Sarimin (73 tahun), bersama istrinya yang dalam kondisi sakit. Keduanya dipindahkan ke rumah sakit terdekat karena kediamannya terendam banjir cukup parah dan mereka memerlukan penanganan medis segera.

BPBD bersama instansi terkait terus melakukan upaya penanganan secara terpadu. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan, seperti penyisiran wilayah rawan, pengamanan jalur evakuasi, serta distribusi bantuan darurat bagi warga terdampak. Langkah-langkah tersebut dikawal ketat oleh koordinasi lintas unsur, termasuk aparat keamanan untuk memastikan keselamatan umum tetap terjaga dan tidak timbul gangguan sekunder.

Pihak pemerintah kota menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada. Warga diimbau untuk segera melapor ke posko siaga atau menghubungi nomor darurat BPBD maupun DAMKAR apabila mengalami kondisi darurat yang membutuhkan bantuan evakuasi atau pertolongan medis. Pemerintah juga menekankan pentingnya menggandeng semangat gotong royong dalam menghadapi situasi ini.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan penambahan titik pengungsian apabila hujan masih terus mengguyur dalam ke depan. Ia memastikan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas dan pemerintah kota tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kondisi darurat bencana alam seperti ini.

Menyikapi situasi ini, masyarakat diminta untuk tidak bermain atau beraktivitas di bantaran sungai yang kini arus airnya mengalir sangat deras. Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan sesuai dengan prakiraan meteorologi. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk menghindari risiko bencana yang lebih besar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga lingkungan, sistem drainase, serta kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat akibat perubahan iklim yang kian tidak menentu. Pemerintah dan warga diharapkan dapat bekerja sama dengan kompak untuk menanggulangi bencana, serta melakukan langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Doa dan dukungan moral terus mengalir dari berbagai pihak untuk keselamatan dan kesehatan warga yang terdampak. Semoga situasi dapat segera terkendali dan masyarakat dapat kembali melanjutkan kehidupan serta aktivitas sehari-hari dengan normal. (*)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat
Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak
Jebolnya Tanggul Lawe Kisam Perparah Banjir di Aceh Tenggara, Jalan Nasional Kutacane-Medan Lumpuh
Banjir Luas Rendam Jalan Nasional Kutacane-Medan, Akses Lawe Sumur Lumpuh Total
Singapura Tercekik Kabut Asap, Kualitas Udara Terburuk di Dunia
Kabut Asap Selimuti Sampit, Warga Tetap Nekat Berkerumun di Hari Bebas Kendaraan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru