HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Banjir Malam Rendam Kampung Mendale Kebayakan, Warga Aceh Tengah Panik Air Kembali Naik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:23 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH – Banjir dengan arus deras merendam jalan dan halaman rumah warga di Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, pada malam hari dan membuat warga panik karena air naik dengan cepat disertai hujan lebat yang masih mengguyur.

Video amatir yang merekam kejadian itu diambil dalam kondisi gelap dan gambar bergoyang. Terlihat jalan kampung dan pekarangan rumah terendam air keruh yang mengalir deras, memantulkan cahaya lampu rumah dan lampu jalan di kejauhan. Hujan masih turun dengan intensitas tinggi sepanjang rekaman. Kamera menyorot air yang mengalir melewati tanaman dan bangunan di sekitar permukiman, sementara suara gemuruh air terdengar sangat keras.

Dalam rekaman tersebut, seorang warga bersuara dengan nada cemas, mengucap Ya Allah ya Rabbiku Tuhan ku, sambil menyebut bahwa banjir ini merupakan kejadian yang berulang dan terjadi kembali di Kampung Mendale. Suaranya menggambarkan kepanikan dan kelelahan warga yang harus kembali menghadapi banjir di malam hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa banjir di Mendale terjadi akibat meluapnya sungai dan drainase lingkungan yang tidak mampu menampung debit air setelah hujan deras mengguyur wilayah Aceh Tengah. Kampung Mendale yang berada di kawasan rendah menjadi titik langganan genangan, di mana air dengan cepat masuk ke jalan dan halaman rumah warga.

Hingga video itu direkam, air masih mengalir deras dan warga masih bertahan di lokasi sambil memantau perkembangan ketinggian air. Belum ada laporan korban jiwa, namun kekhawatiran akan kerusakan rumah dan terputusnya akses jalan kampung terus meningkat jika hujan tidak segera reda.

Kejadian banjir yang melanda Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah pada 25 September 2026 tersebut menjadi pengingat akan pentingnya penanganan drainase dan pengendalian banjir di kawasan permukiman. Warga berharap pemerintah setempat segera melakukan normalisasi saluran air dan membangun tanggul penahan agar banjir yang berulang setiap musim hujan tidak terus menerus mengancam keselamatan dan harta benda mereka. (*)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak
Jebolnya Tanggul Lawe Kisam Perparah Banjir di Aceh Tenggara, Jalan Nasional Kutacane-Medan Lumpuh
Banjir Luas Rendam Jalan Nasional Kutacane-Medan, Akses Lawe Sumur Lumpuh Total

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru