slot preparation.lsrs.lu

Banjir Kiriman Rendam Kuning I, Warga Pertanyakan Fungsi Pengendalian Sungai

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Ironi kembali terlihat di ruas jalan nasional Kutacane-Medan. Tanpa didahului hujan deras di lokasi, permukiman dan badan jalan di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, mendadak terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Arus air keruh bercampur lumpur melumpuhkan aktivitas warga dan membahayakan pengguna jalan, padahal langit di kawasan tersebut cerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, banjir merupakan kiriman dari wilayah hulu. Alhamdulillah banjir di Desa Terutung Seperai sudah surut, tiba-tiba banjirnya pindah ke Desa Kuning I lagi. Pola banjir pindahan ini menguatkan dugaan bahwa persoalan bukan sekadar curah hujan, melainkan buruknya sistem pengaliran dan pendangkalan Sungai Lawe Kinga dan Lawe Tuban yang tak pernah ditangani serius.

Genangan yang merendam kawasan pertokoan di Kuning I tersebut terjadi pada Minggu 11 Oktober 2026. Air dengan ketinggian sekitar 30 hingga 80 sentimeter menggenangi rumah warga, toko, pangkas rambut, hingga pasar. Sejumlah sepeda motor mogok di tengah jalan, mobil pribadi dan angkutan umum terpaksa merayap bahkan mendorong kendaraan untuk mencari titik dangkal. Warga, termasuk perempuan dan anak-anak, terlihat menerjang banjir untuk menyelamatkan barang dagangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan keras: di mana kerja mitigasi bencana yang selama ini diklaim pemerintah daerah? Fakta bahwa Kuning I tidak diguyur hujan namun tetap kebanjiran adalah bukti telak gagalnya tata kelola daerah aliran sungai. Normalisasi sungai yang hanya menjadi proyek seremonial, drainase yang tersumbat, serta lemahnya pengawasan terhadap alih fungsi lahan di hulu, dibiarkan menjadi bom waktu yang kini meledak berulang kali di wilayah Bambel.

Warga menyebut banjir di Kuning I bukan peristiwa baru. Hampir setiap tahun, delapan hingga puluhan desa di Kecamatan Bambel, Semadam, dan Bukit Tusam menjadi langganan banjir dengan dalih yang sama, curah hujan tinggi di hulu. Namun hingga kini, tidak ada solusi permanen yang dirasakan masyarakat selain kedatangan petugas untuk mengatur lalu lintas saat jalan nasional tergenang.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan instansi terkait didesak untuk tidak lagi berlindung di balik alasan cuaca. Jika pengendalian banjir hanya sebatas respons darurat tanpa perbaikan infrastruktur sungai secara menyeluruh, maka warga Kuning I akan terus menjadi korban banjir kiriman yang datang tanpa hujan di kampung mereka sendiri. (*)

Berita Terkait

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I
Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen
Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026
Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik
Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB