slot preparation.lsrs.lu

Banjir Bandang Kembali Lumpuhkan Padang, Mitigasi Bencana Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Besar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:21 WIB

50186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG | Banjir bandang disertai luapan air sungai kembali memutus akses dan merendam ratusan rumah warga di Kota Padang, Sumatera Barat. Bencana ini terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu, 10 Oktober 2026. Kawasan permukiman di Kecamatan Koto Tangah menjadi titik dengan dampak terparah, di mana ketinggian air sempat mencapai 80 sentimeter, memaksa ratusan warga harus segera dievakuasi oleh tim gabungan menggunakan perahu karet demi keselamatan nyawa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi geografis di lokasi terdampak kini menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun. Fenomena berulang ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah terkait efektivitas tata kelola lingkungan dan sistem drainase kota. Alih-alih melakukan langkah antisipasi yang terukur, masyarakat justru dibiarkan terus hidup dalam bayang-bayang kecemasan saat musim hujan tiba. Evakuasi yang dilakukan tim gabungan, meskipun sigap, hanyalah bentuk penanganan darurat yang tidak menyentuh akar permasalahan mengapa kawasan tersebut terus tenggelam.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Jawari, telah mengerahkan lebih dari 200 personel untuk melakukan penyisiran dan pengamanan permukiman warga yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. Langkah pengamanan rumah warga dari potensi tindak kejahatan selama proses pengungsian memang perlu diapresiasi, namun ironis jika energi besar hanya habis untuk menambal kerusakan pascabencana tanpa ada evaluasi total terhadap kebijakan pembangunan yang memicu kerentanan lingkungan ini. Warga kini hanya bisa mengungsi ke tempat-tempat seperti musala atau rumah kerabat, menunggu debit air surut sambil bertanya-tanya kapan solusi permanen atas banjir tahunan ini akan benar-benar diwujudkan oleh pemangku kebijakan. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di 15 Wilayah Aceh, Gayo Lues dan Nagan Raya Termasuk
Ancaman Kebakaran Hutan Meluas hingga ke Papua dan Krisis Kesehatan Petugas di Lapangan
Empat Prajurit TNI Gugur Akibat Kecelakaan Mobil Dinas di Yalimo, Papua Pegunungan
Lempengan Besi Misterius Diduga Serpihan Pesawat Ditemukan di Perkebunan Sawit Sampit
Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti
Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan
Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk
Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Berita Terbaru

NASIONAL

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:45 WIB