BADUNG, BALI – : Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Atlet Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Nagan Raya yang memperkuat kontingen Provinsi Aceh berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 yang berlangsung di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (27/9/2026).
Medali emas tersebut dipersembahkan oleh atlet putri FAJI Nagan Raya pada kategori Junior U-19, melalui nomor disiplin Slalom Raft dan Rafting Cross (RX).
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Nagan Raya sekaligus menunjukkan bahwa potensi olahraga daerah, khususnya cabang arung jeram, mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
Lima atlet putri yang tampil gemilang dan berhasil menempati posisi pertama sekaligus membawa pulang medali emas tersebut adalah Fariska Maulina, Lulu Atul Jannah, Intan Zahra, Nadya Zhakilla, dan Anggun Zahratun Adirsa.
Perjuangan kelima atlet muda tersebut tidak hanya membawa nama FAJI Nagan Raya, tetapi juga menjadi bagian dari keberhasilan kontingen Aceh di panggung olahraga nasional.
Dalam persaingan tersebut, posisi kedua dan medali perak diraih kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sementara posisi ketiga dan medali perunggu ditempati kontingen Kalimantan Selatan.
Pemkab Nagan Raya Apresiasi Prestasi Atlet
Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., melalui Wakil Bupati Raja Sayang, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para atlet, pelatih, pengurus FAJI Kabupaten Nagan Raya, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga arung jeram di daerah.
“Pemkab Nagan Raya menyampaikan apresiasi dan selamat atas prestasi yang telah diraih atlet FAJI Nagan Raya.
Medali emas ini merupakan kebanggaan bagi daerah dan masyarakat Nagan Raya,” ungkap Wabup Raja Sayang.
Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet muda lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, serta berani membawa nama Nagan Raya dan Aceh dalam berbagai kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.
Kerja Keras dan Kekompakan Berbuah Prestasi
Pembina FAJI Nagan Raya, Sigit Winarno, turut menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan kerja keras para atlet yang telah tampil maksimal dalam Kejurnas Arung Jeram 2026.
“Semoga prestasi ini dapat menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan atlet-atlet arung jeram berprestasi dari Nagan Raya,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum FAJI Kabupaten Nagan Raya, Riko Mukhtar, mengatakan keberhasilan meraih medali emas tersebut merupakan hasil dari persiapan yang matang, latihan secara konsisten, kedisiplinan, serta kekompakan seluruh atlet.
“Keberhasilan ini juga didukung semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet selama menjalani proses persiapan hingga bertanding,” ujarnya.
Riko menambahkan, perjuangan para atlet tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga arung jeram di Kabupaten Nagan Raya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, FAJI Aceh, para pelatih, pengurus, keluarga atlet, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen FAJI Nagan Raya pada Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali.
“Terima kasih kepada Pemkab Nagan Raya, FAJI Aceh, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada kontingen FAJI Nagan Raya,” ucapnya.
Emas dari Bali, Kebanggaan untuk Nagan Raya dan Aceh Medali emas yang diraih atlet putri FAJI Nagan Raya di Sungai Ayung, Badung, Bali, menjadi bukti bahwa semangat, disiplin, latihan, dan kekompakan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat pembinaan atlet muda di Kabupaten Nagan Raya, sehingga semakin banyak talenta daerah yang mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama Nagan Raya dan Provinsi Aceh di tingkat nasional.
Selamat kepada para atlet FAJI Nagan Raya. Emas dari Bali, menjadi kebanggaan untuk Nagan Raya dan Aceh. (*)









































