slot preparation.lsrs.lu

Aparat Ringkus Pimpinan KKB Kodap 1 Mamta di Keerom, Senjata Api Disita

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 06:26 WIB

50255 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Kepolisian Resor Keerom berhasil melumpuhkan pergerakan kelompok bersenjata dengan menangkap pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Kodap 1 Mamta berinisial IEN. Penangkapan yang berlangsung di Kabupaten Keerom, Papua, ini menjadi pukulan telak bagi organisasi bersenjata yang selama ini menebar ancaman di wilayah tersebut.

Operasi penangkapan ini bermula dari serangkaian penyelidikan intensif aparat di lapangan yang dilakukan sejak Selasa, 15 September 2026. Pengembangan kasus berlanjut pada Kamis, 17 September 2026, ketika petugas melakukan penggeledahan di sebuah kediaman milik salah satu tersangka berinisial AM di wilayah Keerom. Dalam penggerebekan tersebut, aparat tidak hanya mengamankan IEN, tetapi juga meringkus empat orang lainnya yang diduga memiliki keterlibatan aktif dalam jaringan tersebut, yakni AM, AI, NW, dan BN.

Selain menangkap para terduga pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yang mempertegas potensi ancaman yang selama ini mereka bawa. Barang bukti yang diamankan meliputi satu pucuk senjata laras panjang rakitan, senjata jenis airsoft gun, serta senjata api laras panjang jenis PCP. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan puluhan amunisi berbagai kaliber yang ditemukan di lokasi persembunyian kelompok tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas perbuatannya, IEN dan rekan-rekannya kini menghadapi jeratan hukum berat. Aparat menerapkan pasal berlapis yang membuat para tersangka terancam hukuman penjara maksimal selama 15 tahun. Langkah tegas ini diharapkan mampu menekan angka kekerasan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua yang kerap terganggu oleh aksi kelompok bersenjata. (*)

Berita Terkait

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang
Dalang Uang Palsu Rp980 Juta untuk Demo Jakarta Ternyata Eks Calon Bupati, Jaringan Sudah Beroperasi Sejak 2024
Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan
Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya
Remaja 16 Tahun Ngaku Jadi Informan Narkoba Dibayar dan Diberi Sabu Oknum Satresnarkoba Polres Aceh Tengah
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Cegah Penyelewengan BBM Bersubsidi, Unit Tipidter Polres Nagan Raya Laksanakan Penandatanganan Surat Pernyataan Kepatuhan dan Integritas Petugas SPBU
Menguak Perlindungan Berlapis Pemodal PETI di Hulu Kapuas: Siapa Di Balik Jaring Uang Haram Emas Sekadau?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru