slot preparation.lsrs.lu

ANALISIS MENDALAM,Kritis Kapasitas Fiskal di Agara, Gagal nya PAD Menjadi Defisit Etika Politik

ALIASA

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 21:18 WIB

50365 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA, – Defisit kinerja di Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) telah melampaui batas toleransi administrasi. Data capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama empat tahun terakhir menguak borok manajemen publik yang berpotensi menjadi hambatan serius terhadap kemandirian fiskal daerah.

​Tuntutan ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PENJARA, Pajri Gegoh,agar Bupati mencopot Kepala Dinas yang bersangkutan bukan lagi sebatas kritik, melainkan refleksi atas kegagalan struktural dalam menerjemahkan potensi ekonomi lokal menjadi pemasukan daerah yang sah.

​Kontradiksi Strategi dan Realisasi
​Inti permasalahan terletak pada kontradiksi yang mencolok: target PAD terus dipangkas—dari angka Rp1,56 Miliar pada 2022 menjadi hanya Rp1,0 Miliar pada 2024 dan 2025—namun realisasi tetap berada di zona merah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pada 2022, capaian hanya 36,7\%. Kondisi serupa, bahkan lebih kritis, terjadi pada tahun berjalan 2025 di mana realisasi baru menyentuh 35,2 persen hingga September. Kegagalan berulang ini menunjukkan tidak adanya koreksi fundamental dalam strategi penarikan retribusi atau optimalisasi aset daerah yang dikelola instansi terkait.

​Pertanyaan Kunci: Bagaimana mungkin sebuah instansi teknis yang seharusnya menjadi motor penggerak sektor perdagangan dan industri justru menjadi beban bagi kas daerah? Penurunan target secara masif mengindikasikan bahwa para pengambil kebijakan telah

kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan instansi itu sendiri, namun anomali tetap terjadi: kegagalan tetap berulang meskipun target telah disederhanakan.

​Implikasi Lebih Jauh: Mengikis Kepercayaan Publik
​Kegagalan Disdagperinaker tidak hanya tercatat sebagai angka merah dalam buku besar keuangan. Ini adalah isu etika publik yang serius.
​PAD adalah manifestasi langsung dari upaya daerah untuk membiayai pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada transfer pusat.

Defisit PAD ini berarti potensi dana untuk infrastruktur, peningkatan kualitas pasar, atau program pelatihan tenaga kerja—yang justru berada di bawah naungan Disdagperinaker—ikut tergerus.

​Dengan kata lain, kegagalan mencapai target ini secara langsung mengkompromikan kemampuan Pemerintah Agara untuk melayani dan membangun daerahnya secara mandiri.
​Saat ini, bola panas berada di tangan Bupati. Desakan pencopotan pejabat yang telah mencatat kegagalan kronis selama empat tahun menjadi ujian terakhir atas komitmen Kepala Daerah terhadap prinsip akuntabilitas publik dan meritokrasi.

​Mempertahankan pejabat dengan rapor kinerja yang terbukti destruktif secara fiskal akan mengirimkan sinyal bahaya ke seluruh birokrasi: bahwa kegagalan berulang tidak memiliki konsekuensi struktural. Tindakan tegas—bukan sekadar rotasi—diperlukan sebagai upaya pemulihan kepercayaan dan penyelamatan kemampuan fiskal Kabupaten Aceh Tenggara.(***)

Berita Terkait

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Gelar Subuh Keliling dan Jumat Curhat
Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS
Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen
BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan
Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah
DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.
Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran
Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:16 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Gelar Subuh Keliling dan Jumat Curhat

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Kamis, 5 November 2026 - 10:56 WIB

Nyalakan Blue Light, Polres Aceh Tenggara Intensifkan Patroli Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru