slot preparation.lsrs.lu

Akses Terputus, Ribuan Warga Gayo Lues Terisolasi dan Terancam Krisis Logistik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 18:21 WIB

50419 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih terus dirasakan oleh warga setempat. Hingga hari ini, sejumlah desa masih terisolasi akibat terputusnya akses jalan dan jembatan, membuat distribusi bantuan terhambat dan pemulihan berjalan lambat. Pemerintah daerah bersama relawan dan TNI terus berupaya menyalurkan bantuan logistik ke wilayah-wilayah terdampak meski dihadapkan pada tantangan medan yang berat.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengatakan beberapa wilayah belum dapat dijangkau, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini terutama terjadi di beberapa desa di Kecamatan Tripe Jaya dan Pining yang menjadi wilayah terdampak paling parah.

“Ada Desa Ise-ise, kemudian di Kecamatan Tripe Jaya ada Desa Remukut dan Desa Tetinggi. Untuk Kecamatan Pining, memang belum bisa kami tembus sama sekali,” ujar Suhaidi saat ditemui di Posko Utama Penanggulangan Bencana di Blangkejeren, Senin (8/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Bupati menyampaikan bahwa penyaluran bantuan terus dilakukan secara bertahap melalui berbagai jalur. Salah satunya dengan memanfaatkan gotong royong masyarakat yang datang langsung ke posko dan membawa logistik kembali ke desa masing-masing secara manual. Upaya ini disebut efektif untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dilalui kendaraan.

“Warga dengan kesadaran sendiri menjemput bantuan ke posko, kemudian dibawa secara bergotong royong ke desa mereka. Bahkan, di Kecamatan Putri Betung masih ada beberapa desa yang tidak bisa dijangkau, baik dengan sepeda motor maupun mobil,” ungkapnya.

Langkah lain terus dilakukan untuk menjangkau wilayah yang benar-benar terisolasi. Bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah disalurkan melalui jalur udara, bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara dan TNI Angkatan Darat. Bantuan logistik dijatuhkan langsung atau dikirim melalui helikopter yang mendarat di titik-titik yang memungkinkan.

“Kita sudah berkoodinasi dengan pihak TNI. Koordinat desa-desa yang terisolasi sudah kami kirim, dan saat ini proses pengiriman lewat udara masih terus berlangsung,” jelas Suhaidi.

Bupati berharap proses distribusi dapat terus berjalan lancar dan pasokan bantuan dari luar terus berdatangan ke Gayo Lues. Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat di wilayahnya terdampak oleh bencana ini, bukan hanya desa-desa yang terisolasi.

“Seluruh masyarakat Gayo Lues terkena dampak karena seluruh akses masuk ke wilayah kami belum normal sepenuhnya. Butuh waktu beberapa hari ke depan untuk menormalkan kembali jalur logistik, terutama yang menghubungkan Gayo Lues dengan Sumatera Utara dan Aceh Tenggara,” katanya.

Menurut Suhaidi, sekitar 90 persen pasokan logistik untuk Gayo Lues berasal dari jalur Aceh Tenggara. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah provinsi dan pihak terkait untuk mempercepat upaya pembukaan akses jalan provinsi maupun nasional agar distribusi barang dan bantuan bisa dilakukan secara maksimal.

Berdasarkan data resmi per 7 Desember 2025, dampak bencana yang melanda Gayo Lues tercatat cukup besar. Total korban meninggal dunia mencapai lima orang. Sementara itu, kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum juga sangat signifikan. Tercatat sebanyak 2.338 unit rumah rusak, dengan 88 jembatan putus atau mengalami kerusakan berat.

Sebanyak 24 titik jalan utama dilaporkan terputus, dan empat kecamatan masih dalam kondisi terisolasi. Kerusakan juga terjadi pada sektor pertanian dan perkebunan seluas 875 hektar, serta 21 unit pusat kesehatan perdesaan. Fasilitas ibadah tidak luput dari dampak bencana, dengan delapan unit rumah ibadah mengalami kerusakan.

Jaringan air bersih pedesaan rusak di 60 desa, serta dua unit jaringan PDAM yang tidak lagi berfungsi. Jaringan listrik dan telekomunikasi juga sempat lumpuh, namun saat ini perbaikannya tengah berlangsung secara bertahap. Beberapa wilayah telah kembali terhubung dengan layanan komunikasi, meskipun belum sepenuhnya pulih.

Dengan kondisi tersebut, upaya pemulihan di Gayo Lues menjadi tantangan besar yang memerlukan sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah mengimbau semua elemen, baik masyarakat, TNI, relawan, maupun pemerintah pusat dan provinsi, untuk bahu-membahu mempercepat penanganan dan memastikan setiap bantuan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB