GAYO LUES – Akses jalan di kawasan Simpang Tiga Ketukah, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, terputus setelah sebagian besar badan jalan amblas dan tergerus aliran sungai.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu pagi, 27 September 2026, sekitar pukul 08.23 WIB. Berdasarkan dokumentasi di lapangan, kerusakan terjadi di ruas jalan beraspal yang berada tepat di tepi sungai. Aspal terbelah, dengan sebagian konstruksi jalan sepanjang beberapa meter anjlok ke dasar sungai, sehingga menyisakan celah menganga yang tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini, mengatakan kerusakan di Ketukah merupakan salah satu titik yang menjadi perhatian dalam laporan harian tim Pusdalops per Minggu (27/9/2026). Kondisi tersebut dipicu oleh potensi ancaman banjir dan tanah longsor yang masih tinggi di wilayah Gayo Lues.
“Saat ini kondisi cuaca di lapangan secara umum terpantau cerah, namun kita menetapkan status Siaga mengingat potensi ancaman banjir dan longsor masih ada. Petugas di lapangan melaporkan adanya kerusakan akses jalan dan jembatan di beberapa titik,” kata Muhaimini dalam keterangannya, Minggu sore.
Muhaimini menjelaskan, akibat amblasnya badan jalan tersebut, akses menuju dan dari Ketukah saat ini lumpuh dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua melalui jalur tanah alternatif di sisi jalan yang masih menyisakan ruang. Kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, BPBD Gayo Lues telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat, petugas piket, serta armada penanggulangan di sekitar lokasi. Pemetaan penanganan darurat tengah dilakukan untuk menyiapkan langkah pemulihan akses, termasuk koordinasi dengan instansi terkait.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang melintas di titik rawan longsor dan jalan rusak, khususnya di ruas Ketukah, agar tetap waspada dan berhati-hati mengingat kontur tanah di tepi sungai masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan.








































