GAYO LUES – Sebuah alat berat jenis excavator Komatsu PC200 tertimbun material longsor saat berupaya membuka akses jalan yang terputus di Desa Ketukah, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues.
Peristiwa itu terjadi ketika alat berat tersebut sedang bekerja membersihkan timbunan tanah di badan jalan lintas yang amblas dan tertutup longsor. Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor susulan tiba-tiba terjadi dari tebing di atas lokasi kerja. Material berupa tanah bercampur batu dalam volume besar meluncur deras dan langsung menimbun sebagian badan excavator.
Operator yang berada di dalam kabin dilaporkan sempat terjebak sesaat sebelum akhirnya melompat keluar untuk menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun excavator dalam kondisi terjebak dan tidak dapat dioperasikan.
Lokasi kejadian berada di ruas jalan Desa Ketukah yang memang dilaporkan amblas dan tertutup longsor dalam beberapa hari terakhir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan pegunungan Gayo Lues. Material longsor sebelumnya juga dilaporkan menutup jalan lintas Blangkejeren–Kutacane dan membuat akses transportasi terputus.
Kondisi medan di sekitar lokasi sangat labil. Tebing curam di sisi jalan masih menunjukkan pergerakan tanah, sementara di sisi lainnya terdapat aliran sungai yang meluap dengan arus deras berwarna coklat. Kombinasi erosi tebing dan gerusan air sungai membuat struktur jalan kian rawan.
Hingga Minggu (19/10), upaya evakuasi alat berat masih terkendala cuaca dan kondisi tanah yang belum stabil. Warga diimbau untuk tidak melintas di jalur tersebut sementara waktu mengingat potensi longsor susulan masih tinggi.
Pemerintah daerah diharapkan segera menurunkan alat berat tambahan dan melakukan penanganan permanen pada titik longsor dan jalan amblas tersebut, mengingat jalur Ketukah merupakan akses vital bagi masyarakat di Kecamatan Blangjerango. (*)










































