NAGAN RAYA – Wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Nagan Raya, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Nagan Raya, saat menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Tgk. Chik Kali Alue, Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.
Kehadiran Kapolres beserta rombongan dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan program unggulan Kapolri, “Polisi Hadir di Masyarakat”. Minggu,18/10/2026.
Lebih dari sekadar memenuhi undangan, kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kedekatan emosional, serta menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir bersama masyarakat, termasuk ketika mereka menghadapi musibah.
Suasana penuh keakraban dan kekhidmatan mewarnai kegiatan tersebut. Pertemuan antara jajaran kepolisian, pimpinan dayah, ulama, dan masyarakat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Prihatin atas Kondisi Dayah Pascabanjir Bandang
Di sela-sela kegiatan, Kapolres Nagan Raya menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi Pesantren Tgk. Chik Kali Alue yang mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.
Bencana tersebut mengakibatkan sekitar 80 persen bangunan dayah terbawa arus sungai.
Kerusakan tersebut bukan hanya menyisakan persoalan bangunan, tetapi juga menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan pendidikan agama dan aktivitas belajar para santri.
Dayah yang selama ini menjadi tempat menimba ilmu, membentuk akhlak, serta menanamkan nilai-nilai Islam kini membutuhkan perhatian dan dukungan bersama agar kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan dengan baik.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pendidikan, kehidupan sosial, dan harapan generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam situasi seperti ini, kepedulian berbagai pihak sangat dibutuhkan. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, masyarakat, dan para dermawan diharapkan dapat membantu proses pemulihan dayah agar para santri kembali memiliki tempat belajar yang aman, nyaman, dan layak.
Perkuat Sinergi Polri, Ulama, dan Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Nagan Raya juga mengajak para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memelihara kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Nagan Raya.
Menurutnya, peran ulama dan tokoh agama sangat penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, memperkuat nilai-nilai persaudaraan, serta menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan.
“Ini adalah wujud kepedulian Polri. Kami ingin selalu dekat dengan ulama dan masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa dukungan, doa, dan kerja sama masyarakat, khususnya para tokoh agama, merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui komunikasi yang terbuka, kepedulian sosial, serta kesediaan untuk mendengarkan aspirasi dan memahami kebutuhan masyarakat.
Pimpinan Dayah Sampaikan Apresiasi dan Harapan
Sementara itu, pimpinan Pesantren Tgk. Chik Kali Alue, Tgk. Syeh Abdul Rauf, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Nagan Raya beserta seluruh personel yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan bersilaturahmi di dayah yang dipimpinnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh personel yang telah hadir ke dayah kami. Ini merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami.
Kehadiran ini memang menjadi penantian dan harapan kami,” ungkap Tgk. Syeh Abdul Rauf.
Ia berharap perhatian terhadap kondisi dayah yang terdampak banjir bandang dapat terus berlanjut, sehingga upaya pembangunan kembali dapat memperoleh dukungan dari pemerintah maupun para dermawan.
Menurutnya, keberadaan dayah memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi tempat pendidikan agama, pembentukan karakter, dan pembinaan generasi muda.
Oleh sebab itu, pemulihan dayah diharapkan menjadi perhatian bersama agar aktivitas pendidikan dapat kembali berlangsung secara optimal.
“Semoga dukungan dari pemerintah dan para dermawan dapat membantu agar tempat ini terus berdiri sebagai tempat menuntut ilmu, menjadi cahaya bagi para santri, serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Harapan tersebut mencerminkan semangat untuk bangkit dari musibah. Di tengah kerusakan yang terjadi, masih ada tekad untuk mempertahankan keberlangsungan pendidikan agama dan menjaga agar dayah tetap menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi masyarakat.
Polisi Hadir, Masyarakat Merasa Diperhatikan
Kegiatan silaturahmi dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Polri, ulama, dan masyarakat.
Melalui pendekatan yang humanis, Polres Nagan Raya diharapkan dapat terus membangun kepercayaan publik serta memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk dampak bencana alam, kehadiran dan kepedulian berbagai pihak menjadi sumber semangat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan.
Program “Polisi Hadir di Masyarakat” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata, komunikasi yang baik, kepedulian sosial, dan pelayanan yang humanis.
Sebab, kehadiran Polri yang bermakna bukan semata-mata terlihat ketika situasi aman dan terkendali, melainkan juga ketika masyarakat membutuhkan dukungan, perhatian, dan penguatan untuk melewati masa-masa sulit.
Melalui kebersamaan antara Polri, ulama, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan semangat persaudaraan terus terjaga, keamanan semakin kuat, serta upaya pemulihan Pesantren Tgk. Chik Kali Alue dapat memperoleh perhatian dan dukungan dari berbagai pihak demi masa depan para santri dan generasi penerus bangsa. (*)








































