HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:10 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Denmark, Tarmizi Age meminta Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mempersiapkan langkah pengamanan dan pencegahan secara matang menjelang 4 Desember. Ia mengingatkan agar aparat mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis sehingga tidak muncul persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketenteraman masyarakat Aceh.

“Sayangi rakyat Aceh, jangan lagi sakiti mereka. Tugas kepolisian adalah mencegah terjadinya masalah, sehingga situasi tidak berkembang menjadi konflik. Menjelang 4 Desember, Polda Aceh harus siap dan mengutamakan langkah-langkah pencegahan,” ujar Tarmizi Age, Minggu (18/10/2026).

Tarmizi Age menyoroti terkait pengibaran bendera Bulan Bintang yang yang terjadi belakangan ini di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta Polda Aceh untuk memastikan langkah-langkah pencegahan agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Menurutnya, kepolisian harus hadir untuk melindungi masyarakat, menjaga ketertiban, dan mencegah terjadinya benturan, agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik.

“Kapolda Aceh harus bertanggung jawab atas keamanan rakyat Aceh. Jangan sampai masyarakat kembali menjadi korban akibat penanganan yang tidak mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif. Tugas polisi adalah menjaga keamanan dan ketenteraman rakyat,” tegasnya.

Menurutnya, maraknya pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh tidak seharusnya langsung dibaca sebagai simbol perlawanan. Ia meminta semua pihak memahami bahwa bagi sebagian masyarakat Aceh, bendera tersebut memiliki makna sejarah, identitas, dan kenangan yang berkaitan dengan perjalanan panjang masyarakat Aceh.

“Jangan hanya membaca bendera sebagai simbol perlawanan. Lihat juga sebagai kenangan rakyat Aceh. Sama seperti daerah-daerah lain di Indonesia yang memiliki simbol dan identitas sejarahnya sendiri, bendera Bulan Bintang juga mempunyai makna tersendiri bagi masyarakat Aceh,” katanya.

Tarmizi Age menilai persoalan bendera dan lambang Aceh perlu disikapi secara bijaksana dengan mengedepankan dialog, pemahaman sejarah, serta kepastian hukum. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan ketentuan dalam Qanun Aceh yang mengatur bendera dan lambang daerah, sesuai isi Perjanjian damai (MoU Helsinki) yang ditanda tangani Pemerintah RI-GAM pada 15 Agustus 2025 di Finlandia.

Ia meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memberikan penjelasan hukum secara terbuka agar tidak terjadi perbedaan penafsiran yang berujung pada ketegangan di tengah masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditangani melalui mekanisme hukum dan dialog, bukan dengan pendekatan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Tanggung Jawab Keamanan Ada pada Kepolisian

Tarmizi Age juga meminta Kapolda Aceh memastikan keamanan dan ketenteraman masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum 4 Desember yang memiliki sensitivitas sejarah dan politik bagi sebagian warga Aceh.

Ia menegaskan bahwa perlindungan masyarakat, pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum, serta pencegahan gangguan keamanan merupakan tanggung jawab kepolisian sesuai kewenangannya.

“Kapolda Aceh harus memastikan rakyat mendapatkan perlindungan dan merasa aman. Tanggung jawab menjaga keamanan masyarakat berada pada kepolisian. Karena itu, penanganan persoalan bendera harus dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai kewenangan masing-masing institusi,” ujarnya.

Ia juga meminta agar tidak ada tindakan berlebihan terhadap masyarakat yang dapat memperbesar ketegangan. Menurutnya, aparat perlu mengedepankan komunikasi, menghormati hak-hak masyarakat, dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan luka sosial baru di Aceh.

Tarmizi Age berharap momentum 4 Desember dapat dilalui dengan aman dan damai. Ia mengajak semua pihak menahan diri, menghindari provokasi, serta menghormati hukum dan hak masyarakat dalam menyampaikan pandangan.

“Yang paling penting adalah menjaga Aceh tetap damai. Jangan sampai persoalan simbol dan sejarah menjadi alasan munculnya ketegangan baru. Sayangi rakyat Aceh, lindungi mereka, dan selesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin,” tutup Tarmizi Age.

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:14 WIB

DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:57 WIB

DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terbaru