GAYO LUES, Minggu (18/10/2026) — Keluhan sulitnya mendapatkan LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram disampaikan sejumlah ibu rumah tangga di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Mereka meminta Bupati Gayo Lues turun tangan memeriksa distribusi LPG menyusul kekosongan stok di sejumlah tempat penjualan, terutama ketika hujan dan akses jalan terganggu akibat banjir susulan.
Menurut keluhan warga, LPG 3 kilogram kerap kosong, termasuk di pedagang resmi yang biasa menjadi tempat masyarakat membeli gas. Mereka mengkhawatirkan kemungkinan adanya penimbunan atau kenaikan harga saat pasokan sulit diperoleh. Namun, dugaan tersebut belum terverifikasi dan perlu diperiksa langsung di lapangan.

LPG 3 kilogram bersubsidi diperuntukkan bagi empat kelompok sasaran yang memenuhi persyaratan pemerintah, yakni rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran. Distribusinya perlu diawasi agar subsidi tepat sasaran dan masyarakat yang berhak tidak kesulitan mendapatkannya.
Ibu-ibu rumah tangga meminta Bupati Gayo Lues memerintahkan instansi terkait memeriksa stok di pangkalan dan pengecer, jalur distribusi, serta harga jual. Kecukupan kuota LPG yang masuk ke daerah perlu dibuktikan dengan ketersediaan nyata di tempat penjualan.
Mereka berharap pemerintah segera menindaklanjuti keluhan tersebut. Jika ditemukan penimbunan atau pelanggaran distribusi dan harga, pihak berwenang diminta mengambil tindakan sesuai ketentuan agar masyarakat kecil tidak terus terbebani ketika memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.
(J.porang)







































