HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:38 WIB

50186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH |  Duka menyelimuti Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami insiden tragis terinjak gajah liar di kawasan pedalaman.

Kabar duka tersebut beredar di media sosial dilansir dari akun Facebook Etnis Gayo. Dalam informasi yang beredar, korban merupakan warga yang beraktivitas di wilayah Cam Lut Pamar Sudere, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada 12 Oktober 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga berpapasan dengan gajah liar yang masuk ke area permukiman dan perkebunan warga. Serangan satwa liar tersebut mengakibatkan korban mengalami luka parah hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya evakuasi korban menuju fasilitas kesehatan pun tidak berjalan mudah. Badan jalan menuju lokasi dilaporkan mengalami longsor, sehingga mobil ambulans tidak dapat melintas untuk menjemput korban. Kondisi medan yang sulit memaksa warga harus bergotong royong menggotong jenazah korban dengan berjalan kaki menembus jalur longsor untuk mencapai ambulans yang menunggu di titik aman.

Hingga kini, pihak terkait diharapkan segera melakukan penanganan serius terkait konflik antara manusia dan satwa liar di kawasan Aceh Tengah. Warga di sekitar hutan lindung kerap dihantui ancaman serupa, terutama saat gajah liar turun mencari makan hingga ke area kebun milik masyarakat.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi konflik satwa liar serta perbaikan akses infrastruktur jalan di wilayah pedalaman. Ketika akses jalan terputus akibat longsor, tidak hanya aktivitas ekonomi warga yang terganggu, tetapi juga upaya penyelamatan nyawa menjadi taruhannya. (*)

Berita Terkait

Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda
Banjir Malam Rendam Kampung Mendale Kebayakan, Warga Aceh Tengah Panik Air Kembali Naik
Sungai Meluap Rendam Sawah di Wih Nareh Pegasing, Petani Aceh Tengah Terancam Gagal Panen di Tengah Diamnya Pemerintah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru