HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Banjir Luas Rendam Jalan Nasional Kutacane-Medan, Akses Lawe Sumur Lumpuh Total

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:28 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Banjir besar merendam ruas Jalan Nasional Kutacane-Medan di wilayah Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 12 Oktober 2026 pagi. Genangan air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa membuat akses utama yang menghubungkan Simpang Lawe Sumur sampai Pasar Melantang tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, roda tiga, maupun roda empat.

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Aceh Tenggara sejak Minggu malam hingga Senin dini hari. Debit air sungai yang meluap ditambah drainase yang tidak mampu menampung limpasan menyebabkan air menggenangi badan jalan nasional sepanjang beberapa kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari video di lapangan, kondisi jalan nasional tampak seperti sungai. Air berwarna coklat keruh menutup marka jalan, hanya terlihat tiang lampu hias dan pembatas median yang masih muncul. Di kawasan permukiman, rumah-rumah panggung warga terendam hingga bagian lantai. Seorang warga perempuan terlihat berjalan menembus arus dengan ketinggian air sepaha, berusaha menyelamatkan barang dengan kantong plastik besar.

Di titik lain, anak-anak memanfaatkan perahu karet oranye bertuliskan BNPB untuk bermain sekaligus membantu warga melintas. Beberapa pengendara sepeda motor yang nekat menerobos terlihat mogok di tengah genangan.

Warga menyebut banjir di jalur Lawe Sumur – Pasar Melantang memang menjadi langganan setiap musim hujan, namun banjir pagi ini termasuk yang paling parah karena merendam total jalan nasional penghubung Kutacane menuju Medan. Akibatnya, arus barang dan aktivitas warga menuju pasar lumpuh.

Hingga siang ini belum ada laporan korban jiwa, namun warga masih bertahan di rumah masing-masing sembari menunggu air surut. Pengguna jalan diimbau tidak memaksakan diri melintas karena arus masih cukup deras dan membahayakan keselamatan, serta menunggu penanganan dari BPBD dan aparat terkait di lapangan. (*)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan PJU Polres Laksanakan Sholat Jumat Keliling
Perkuat Implementasi Program Prioritas Kapolri, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sosialisasi Commander Wish Bersama Waka Polres
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Serap Aspirasi Lewat Reses III 2026, Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Banjir di Bambel
Asap Karhutla Jadi Peringatan Bersama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Kebakaran
Tiga Desa di Aceh Tenggara Gagal Ikut Pilkades Serentak, Persiapan Panitia Dipertanyakan
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru