GAYO LUES – Banjir bandang menerjang Kampung Ulun Tanoh Tue, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Jumat (9/10/2026) malam, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan pegunungan di wilayah tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu menyebabkan kerusakan parah pada permukiman dan lahan pertanian warga. Berdasarkan pantauan pada Sabtu (10/10/2026) pagi, hamparan sawah yang sebelumnya siap panen kini tertimbun material banjir berupa lumpur tebal, bongkahan kayu gelondongan, dan batu-batu besar yang terbawa dari hulu sungai.
Badan jalan beraspal yang menjadi akses utama warga juga tertutup total oleh tumpukan material. Di sejumlah titik, arus banjir merobohkan pagar, menghantam pondasi rumah, dan menyeret perabotan warga. Beberapa rumah semi permanen dilaporkan miring dan jebol pada bagian dinding belakang akibat hantaman arus bercampur batu gunung.
Warga setempat menyebutkan, banjir datang tiba-tiba setelah hujan deras berlangsung lebih dari tiga jam tanpa henti. Aliran sungai yang meluap dari kawasan perbukitan di atas kampung membawa material dalam volume besar sehingga tidak tertampung oleh alur sungai yang ada.
Hingga siang ini, warga bersama aparat kampung masih melakukan pembersihan material secara gotong royong. Tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir cukup besar karena sawah yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga rusak dan tertutup lumpur.
Aparat kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gayo Lues untuk melakukan pendataan kerusakan dan penyaluran bantuan darurat. Warga diimbau tetap waspada mengingat prakiraan cuaca masih berpotensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan di kawasan tengah Aceh. (*)









































