HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Banjir Terjang Jembatan Pulo Latong Babussalam Aceh Tenggara, Air Keruh Meluap Hampir Sentuh Badan Jembatan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:42 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Banjir dengan arus deras menerjang Jembatan Pulo Latong di Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, pada malam hari dan membuat debit sungai naik hingga hampir menyentuh badan jembatan besi tersebut.

Video amatir yang merekam kejadian itu diambil pada malam hari dan memperlihatkan sungai yang meluap dengan air cokelat keruh bergolak deras mengalir cepat di bawah konstruksi jembatan rangka besi. Ketinggian air terlihat sangat tinggi, hampir mencapai dek jembatan, dan membawa material berupa ranting dan sampah kayu yang terbawa arus. Suara gemuruh air yang mengalir deras menjadi dominan dalam rekaman tersebut.

Di tepi sungai, beberapa warga tampak berdiri mengamati banjir dengan bantuan penerangan dari lampu bangunan dan lampu hias di sekitar jembatan. Mereka menyaksikan betapa kuatnya arus yang menerjang pondasi jembatan yang menjadi akses penghubung utama antar wilayah di Babussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa banjir di Jembatan Pulo Latong ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu Aceh Tenggara, sehingga debit sungai Kali Bulan meningkat drastis dalam waktu singkat. Jembatan yang menjadi jalur vital masyarakat tersebut terancam tidak bisa dilintasi jika debit air terus naik dan menggerus struktur penyangga.

Hingga video itu direkam pada 26 September 2026, air masih mengalir deras di bawah jembatan dan warga masih bertahan di lokasi untuk memantau perkembangan ketinggian air. Belum ada laporan korban jiwa, namun potensi bahaya terhadap pengguna jalan dan permukiman di bantaran sungai tetap tinggi jika hujan tidak segera reda.

Kejadian banjir yang melanda Jembatan Pulo Latong, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara tersebut menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di malam hari. Warga diimbau untuk tidak memaksakan diri melintas saat air tinggi, menjauhi tebing sungai yang rawan longsor, dan terus memantau informasi cuaca dari hulu. (*)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan PJU Polres Laksanakan Sholat Jumat Keliling
Perkuat Implementasi Program Prioritas Kapolri, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sosialisasi Commander Wish Bersama Waka Polres
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Serap Aspirasi Lewat Reses III 2026, Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Banjir di Bambel
Asap Karhutla Jadi Peringatan Bersama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Kebakaran
Tiga Desa di Aceh Tenggara Gagal Ikut Pilkades Serentak, Persiapan Panitia Dipertanyakan
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru