HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 18:28 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Inisiator Aceh Goet, Tarmizi Age, meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan terhadap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), terutama instansi yang mengelola anggaran Transfer ke Daerah (TkD) dalam jumlah besar.

Permintaan tersebut disampaikan Tarmizi Age pada Kamis (24/9/2026). Ia menilai Pemerintah Aceh perlu memastikan seluruh anggaran yang telah dialokasikan dapat segera direalisasikan melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai dinas-dinas yang menerima anggaran besar justru lamban dalam merealisasikan program. Rakyat Aceh menunggu hasil pembangunan yang nyata di lapangan,” kata Tarmizi Age.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejumlah sektor yang memiliki peran strategis, seperti pengairan, PUPR, perumahan dan kawasan permukiman (Perkim), kelautan dan perikanan, serta pertanian, perlu menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan pemulihan ekonomi daerah.

“Kalau kegiatan dan kerja SKPA lamban, Aceh akan semakin sulit bergerak maju. Karena itu diperlukan evaluasi, koreksi, dan bila diperlukan pemeriksaan oleh lembaga yang memiliki kewenangan,” ujarnya.

Tarmizi menyebut BPK merupakan lembaga negara yang bebas dan mandiri dengan kewenangan memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, termasuk yang dikelola pemerintah daerah. Berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2004, pemeriksaan BPK meliputi pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Menurutnya, pemeriksaan kinerja relevan dilakukan ketika persoalan yang ingin dilihat bukan hanya apakah anggaran telah digunakan sesuai ketentuan, tetapi juga apakah program pemerintah telah berjalan secara ekonomis, efisien, dan efektif serta mencapai sasaran yang ditetapkan.

“Yang perlu dilihat bukan hanya berapa besar anggaran yang terserap, tetapi apa hasilnya, siapa yang menerima manfaat, dan apakah program tersebut benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” katanya.

Ia juga mendorong agar pengelolaan anggaran dan aset daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel. Namun, terkait kekayaan pejabat, ia menilai pemeriksaan harus dilakukan sesuai kewenangan, objek, dan prosedur hukum yang berlaku.

“Kalau memang ada hal yang perlu diperiksa, biarkan BPK bekerja secara profesional dan independen. Hasil pemeriksaan kemudian dapat menjadi dasar perbaikan tata kelola pemerintahan dan tindak lanjut sesuai ketentuan,” ujar Tarmizi.

Ia mengingatkan Pemerintah Aceh agar tidak mengabaikan berbagai persoalan pembangunan yang masih dihadapi masyarakat, termasuk kemiskinan, ketimpangan ekonomi, serta dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025.

Tarmizi menggunakan istilah Aceh “bue drop darut” untuk menggambarkan apa yang menurutnya sebagai kondisi ketika pekerjaan pemerintah berjalan lamban dan tidak memberikan hasil yang seharusnya.

“Rakyat Aceh tidak mau kemiskinan dan ketertinggalan terus berlangsung. Kita harus memastikan seluruh perangkat pemerintah bekerja dengan ukuran yang jelas dan hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, SKPA memiliki posisi penting dalam menjalankan visi dan misi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem-Dek Fad. Karena itu, menurutnya, keberhasilan program pemerintah juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan masing-masing SKPA menerjemahkan kebijakan menjadi program yang efektif di lapangan.

“Baik atau tidaknya capaian pemerintahan sangat dipengaruhi oleh kinerja perangkat daerah yang diberi amanah. Karena itu saya mendorong BPK RI, melalui kewenangannya, melakukan pemeriksaan yang diperlukan terhadap pengelolaan keuangan dan kinerja SKPA agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat Aceh,” tutup Tarmizi Age, yang juga dikenal sebagai eks Denmark.

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Beredar Telepon Ancaman untuk Bungkam Suara Karhutla, Influencer Kalimantan Diminta Hapus Video Kebakaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Papua Selatan Jadi Episentrum Karhutla, Puluhan Ribu Hektare Terbakar di Tengah PSN

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Klaim Keberhasilan Padamkan Karhutla 80 Persen Dinilai Omong Kosong di Tengah Kepungan Asap Lintas Negara

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB