HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Tarmizi Age: Bumi Aceh Kaya, Namun Rakyat Belum Merasakan Kebahagiaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:38 WIB

50404 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Aceh dinilai belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya. Pandangan tersebut disampaikan Tarmizi Age atau Mukarram, tokoh yang dikenal sebagai kreator konten asal Aceh, Senin (13/7/2026).

Menurut Tarmizi, Aceh memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari sektor minyak dan gas bumi, pertambangan mineral, perkebunan hingga kelautan. Berbagai komoditas unggulan seperti minyak bumi, gas alam, emas, perak, batu bara, nikel, kopi, minyak nilam, kelapa sawit, lada, dan hasil perikanan menjadi kekayaan yang selama ini dimiliki daerah tersebut.

“Sayangnya, kekayaan alam yang melimpah itu belum mampu membuat rakyat Aceh hidup lebih bahagia dan sejahtera,” ujar Tarmizi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia kemudian membandingkan Aceh dengan Finlandia, negara yang menjadi lokasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Perdamaian Aceh pada 2005. Menurut World Happiness Report, Finlandia selama beberapa tahun terakhir menempati posisi sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan masyarakat tertinggi di dunia.

Tarmizi menjelaskan bahwa sumber daya utama Finlandia didominasi oleh hutan, industri kayu dan pulp, mineral, serta sumber daya air bersih. Negara tersebut juga dikenal menghasilkan berbagai produk pertanian serta buah-buahan liar seperti blueberry dan lingonberry.

Sementara itu, Indonesia dalam World Happiness Report berada pada peringkat ke-87 dari sekitar 140 negara.

Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Pusdatin KESDM), Aceh memiliki sedikitnya 39 jenis komoditas mineral dan batu bara. Komoditas logam meliputi besi primer, timbal, seng, emas primer, perak, tembaga, molybdenum, air raksa, platina, pasir besi, emas aluvial, kobalt, titan placer, besi laterit, hingga nikel.

Selain itu, Aceh juga memiliki berbagai komoditas mineral bukan logam dan batuan seperti batu gamping, marmer, granit, andesit, lempung, sirtu, diorit, tras, rijang, serpentinit, basal, ultrabasa, felspar, dolomit, pasir kuarsa, dasit, bentonit, kuarsit, batu sabak, fosfat, magnesit, giok, serta kayu terkersikkan.

Cadangan batu bara juga tersebar di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Aceh Barat yang telah memasuki tahap eksploitasi.

Tarmizi menambahkan bahwa masyarakat Aceh berharap kekayaan alam, termasuk potensi minyak dan gas di Blok Andaman, dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan rakyat.

“Harapan masyarakat sangat sederhana, yakni agar kekayaan alam Aceh dan hasil perdamaian benar-benar menghadirkan kemakmuran serta meningkatkan kesejahteraan rakyat hingga ke pelosok perkampungan,” tutup Tarmizi Age yang juga pernah menetap di Denmark, Eropa.

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Keluarga Temukan Bekas Luka Tembak, Kematian Bharada Valdo di Markas Polairud Memicu Tuntutan Investigasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Darah di Markas Polairud: Tragedi Kematian Bharada Valdo yang Menyisakan Tanda Tanya Besar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:32 WIB

57.000 Orang Utan Kehilangan Habitat Akibat Karhutla, Kematian Massal Tak Tercatat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Berita Terbaru

KABAR DUKA

Irjen Polisi Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:13 WIB