HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

JASA Serukan Dialog Terbuka, Minta Bahlil Gentleman Menjawab Isu Migas Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:41 WIB

50297 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Wilayah Aceh Timur menyerukan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk memanfaatkan kunjungannya ke Aceh sebagai momentum membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat mengenai berbagai kebijakan strategis di sektor energi dan pertambangan.

Ambia Ishaq menyatakan bahwa masyarakat Aceh memiliki hak untuk memperoleh penjelasan secara langsung mengenai arah kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam yang selama ini menjadi perhatian publik.

“Sebagai Menteri ESDM, sudah sewajarnya Bapak Bahlil menunjukkan sikap gentleman dengan membuka ruang dialog bersama mahasiswa, akademisi, tokoh masyarakat, dan elemen sipil. Kehadiran seorang menteri di Aceh hendaknya tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendengarkan aspirasi rakyat dan memberikan penjelasan secara terbuka,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masih terdapat sejumlah isu strategis yang membutuhkan penjelasan langsung dari pemerintah, mulai dari pengembangan Lapangan Tangkulo di Blok Andaman, skema bagi hasil migas, pelaksanaan Gas Sales Agreement (GSA) antara Mubadala Energy dan PLN, penguatan kewenangan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), hingga berbagai persoalan perizinan pertambangan yang berkembang di Aceh.

JASA Wilayah Aceh Timur menilai bahwa seluruh kebijakan tersebut berkaitan erat dengan masa depan pengelolaan kekayaan alam Aceh. Karena itu, keterbukaan informasi dan dialog yang konstruktif merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kami tidak mempersoalkan agenda kunjungan Menteri ke Aceh. Namun, masyarakat juga berharap beliau berkenan meluangkan waktu untuk berdialog secara langsung mengenai berbagai persoalan strategis yang menyangkut kepentingan daerah. Penjelasan yang terbuka akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menghilangkan berbagai spekulasi yang berkembang,” kata Ambia.

JASA Wilayah Aceh Timur menegaskan bahwa pihaknya mendukung setiap upaya pengelolaan sumber daya alam yang berlandaskan prinsip transparansi, keadilan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Kami berharap kunjungan Menteri ESDM ke Aceh tidak hanya meninggalkan kesan seremonial, tetapi juga menghasilkan komunikasi yang produktif antara pemerintah pusat dan masyarakat Aceh. Dialog adalah jalan terbaik untuk membangun kepercayaan dan memastikan bahwa pengelolaan migas benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” tutup Ambia. (*)

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Keluarga Temukan Bekas Luka Tembak, Kematian Bharada Valdo di Markas Polairud Memicu Tuntutan Investigasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Darah di Markas Polairud: Tragedi Kematian Bharada Valdo yang Menyisakan Tanda Tanya Besar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:32 WIB

57.000 Orang Utan Kehilangan Habitat Akibat Karhutla, Kematian Massal Tak Tercatat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Berita Terbaru

KABAR DUKA

Irjen Polisi Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:13 WIB