HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Hujan Deras Picu Longsor Beruntun, Gayo Lues Kembali Terisolasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:04 WIB

50284 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, sejak awal pekan memicu serangkaian bencana tanah longsor di sejumlah titik strategis. Salah satu longsoran terparah terjadi di Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung. Longsor tersebut mengakibatkan akses jalan vital yang menghubungkan Gayo Lues dengan Aceh Tenggara tertutup total oleh material longsor, sehingga membuat wilayah Gayo Lues kembali terisolasi.

Longsor di Desa Ramung Musara terjadi pada Minggu (4/1/2026) pagi. Material tanah dari lereng yang labil meluncur ke badan jalan, disertai gemuruh. Warga setempat melaporkan kejadian ini dengan penuh kewaspadaan dan mengimbau agar masyarakat menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko longsor susulan. Sebelumnya, akses jalan dari Gayo Lues menuju Aceh Tenggara sempat bisa dilalui kendaraan secara darurat, meski kondisi jalannya masih rawan. Namun, longsor beruntun yang terjadi menyebabkan jalan kembali lumpuh total. Belum ada keterangan resmi mengenai estimasi waktu perbaikan maupun pembukaan kembali jalur transportasi tersebut.

Seiring meningkatnya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir, wilayah Gayo Lues berada dalam status siaga bencana. Topografi daerah yang didominasi pegunungan menjadikan kawasan ini sangat rentan terhadap bencana longsor pada musim hujan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik rawan yang memiliki potensi bahaya tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Longsor yang menutupi jalan utama tidak hanya menghambat jalur transportasi barang dan pangan, tetapi juga memutus akses warga terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan logistik. Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, aktivitas masyarakat lumpuh dan pasokan kebutuhan pokok mulai terhambat. Masyarakat kini mengandalkan jalur komunikasi terbatas dan usaha mandiri untuk mencukupi kebutuhan harian.

Di lokasi terdampak, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan telah mulai melakukan penanganan darurat. Proses pembersihan area terdampak longsor terus diupayakan menggunakan alat berat yang telah dikerahkan. Namun, upaya tersebut menghadapi tantangan karena medan berat dan cuaca yang belum bersahabat. Petugas juga telah memasang tanda peringatan di sekitar lokasi longsor untuk mencegah masyarakat mendekat dan menjaga keselamatan warga.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues telah meminta dukungan dari pemerintah provinsi dalam bentuk logistik, alat berat tambahan, serta pembukaan jalur alternatif untuk menghubungkan wilayah yang terisolasi. Rencana evakuasi warga yang tinggal di zona rawan juga sedang dipertimbangkan, terutama bagi mereka yang tinggal di lereng-lereng bukit dengan kemiringan curam.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat bahwa tanah longsor merupakan bencana tahunan yang kerap terjadi di wilayah Pegunungan Leuser, termasuk Gayo Lues, terutama selama musim hujan yang berlangsung antara November hingga Februari. Aktivitas pembukaan lahan tanpa kontrol di beberapa lereng juga ditengarai turut memperparah kondisi struktur tanah yang mudah terkikis air.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, khususnya pada malam hari saat curah hujan meningkat dan jarak pandang terbatas. BPBD akan terus memberikan pembaruan informasi melalui siaran lokal dan posko informasi. Edukasi darurat bagi warga terus dilakukan agar mereka siap menghadapi kondisi terburuk.

Dengan curah hujan yang masih tinggi dan risiko pergerakan tanah yang belum reda, seluruh upaya kini difokuskan pada penanganan darurat dan pengurangan risiko. Koordinasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan dan mencegah kerugian lebih besar. Dalam situasi penuh keterbatasan ini, semangat gotong royong dan kewaspadaan bersama menjadi fondasi utama dalam menghadapi bencana alam yang tengah melanda kawasan ini. (RED)

Berita Terkait

Mobil Minibus Hangus Terbakar di Gayo Lues, Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api dan Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti
Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan
Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk
Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau
Pembangunan 5 unit RTLH Program TMMD ke-130 Berlanjut
LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan
Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Keluarga Temukan Bekas Luka Tembak, Kematian Bharada Valdo di Markas Polairud Memicu Tuntutan Investigasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Darah di Markas Polairud: Tragedi Kematian Bharada Valdo yang Menyisakan Tanda Tanya Besar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:32 WIB

57.000 Orang Utan Kehilangan Habitat Akibat Karhutla, Kematian Massal Tak Tercatat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Berita Terbaru

KABAR DUKA

Irjen Polisi Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:13 WIB