HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Berkerja Senyap di Pelosok Aceh, Relawan Gimbal Alas Jatim Sulap Air Banjir Jadi Layak Konsumsi

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:04 WIB

50594 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

baranewsaceh.co,Aceh Timur | Yayasan Gimbal Alas asal Malang Jawa Timur, bekerja senyap namun tepat sasaran di pelosok-pelosok yang terdampak banjir Hidrometeorologi yang melanda Aceh akhir November 2025.

Koordinator Posko Gimbal Alas, Bang Awai didampingi relawan Nanang Gendo, mengatakan mereka terbang ke Aceh awal Desember 2025 lalu setelah mengetahui Aceh porak-poranda dihantam musibah banjir bandang.

“Padahal daerah kami juga baru dilanda musibah banjir. Tapi demi misi kemanusiaan kami terbang ke Aceh membantu saudara-saudara kita disini,” ungkap Bang Awai, saat ditemui Tim Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) dan Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, di Dusun Blang Gadeng, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dusun Blang Gadeng, Desa Seumanah Jaya, salah satu dusun yang paling parah terdampak banjir setinggi 3 meter akhir November lalu.

Bang Awai menyebutkan sesuai targetnya mereka akan membangun 20 unit filter air layak konsumsi dan fasilitas MCK di daerah-daerah terdampak banjir.

“Dalam masa tanggap darurat kita bekerja mulai 6 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Target kita terbangun 20 unit sarana filter air bersih dan MCK,” ungkap Bang Awai, sembari merincikan 10 unit dibangun di Aceh Tamiang, dan 10 unit di pedalaman Aceh Timur.

“Kita ada beberapa tim yang bekerja di Aceh Tamiang dan Aceh Timur,” jelasnya.

Bang Awai, menyebutkan semua biaya yang dibutuhkan dalam pembangunan filter air dan sanitasi umum ini ditanggung Yayasan Gimbal Alas, yang bersumber dari donasi masyarakat Jawa Timur.

Dalam yayasan ini ada beberapa elemen yang bergabung seperti Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari berbagai universitas di Indonesia, musisi dan elemen lainnya.

“Semuanya kita bergerak menggalang donasi untuk membantu meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir di Aceh,” cetusnya.

Sarana filter air ini, jelasnya dibangun di fasilitas umum seperti masjid agar dapat digunakan secara umum. Selain itu, Gimbal Alas juga membantu masyarakat setempat satu unit mesin Genset.

Bang Awai juga meluapkan kekecewaannya, sebab doa kontainer bantuan donasi masyarakat Jawa Timur sempat tertahan di Pelabuhan Belawan Sumut, namun sekarang sudah dilepas dan bantuan tersebut saat ini sudah berada di posko Gimbal Alas di IAIN Cot Kala Langsa.

Sulaiman Kepala Dusun Blang Gadeng, mengucapkan terimakasih kepada Mahdi Ismail dan tim Gimbal Alas yang sudah membantu filter air dan sanitasi bagi masyarakat setempat.

“Bantuan filter layak konsumsi ini sangat kami butuhkan, apalagi pasca banjir saat ini. Terimakasih tim Gimbal Alas, semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semuanya,” ungkap Sulaiman. (*)

Berita Terkait

LAKI dan Forum Keuchik Idi Tunong Apresiasi Gerak Cepat Bupati Al-Farlaky Tangani Jalan Idi–Keude Geurobak
Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas
Kerusuhan Massa di Kawasan PT Bumi Flora Aceh Timur Diduga Dipicu Persoalan HGU yang Berlarut
Rp7,25 Miliar Dipertanyakan: Saluran Proyek Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah Retak dan Tak Rapi
Polisi di Aceh Timur Luka Setelah Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Tower
Pohon Lapuk Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Kecam Sikap Acuh Plt Kadis BPBD Aceh Timur
Kebakaran Hebat Landa Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Aceh Timur, Petugas Damkar Masih Berjibaku

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru