HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Satu Bulan Tanpa Kepastian, Pengungsi Banjir Aceh Timur. Kami Mau Pindah ke Mana?

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:54 WIB

50405 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: Warga berjalan di atas tumpukan material kayu yang dibawa banjir bandang yang menenggelamkan pemukiman penduduk Gampong Umah Sunti, Kecamatan Serba Jadi,  Aceh Timur. Foto direkam, Kamis (1/1/2026). Foto : DOK ALIANSI PERS KAWAL REHAB REKON PASCA BENCANA ACEH.

foto: Warga berjalan di atas tumpukan material kayu yang dibawa banjir bandang yang menenggelamkan pemukiman penduduk Gampong Umah Sunti, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur. Foto direkam, Kamis (1/1/2026). Foto : DOK ALIANSI PERS KAWAL REHAB REKON PASCA BENCANA ACEH.

Baranewsaceh.co,Aceh Timur | Pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur, dibayangi ketakutan akan nasib kehidupan mereka ke depan.

Pasalnya, sudah hampir sebulan pasca banjir belum ada tanda-tanda keseriusan pemerintah akan membangun hunian sementara.

Total ada 800 kepala keluarga di kecamatan pedalaman Aceh Timur ini yang terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Empat desa yang paling parah dan harus direlokasi yaitu Desa Umah Sunti, Umah Tareng, Ujung Karang, dan Desa Lokop,” ungkap Salamuddin Kaur Pemerintahan Gampong Umah Sunti, didampingi Jamin, dan tokoh masyarakat lainnya disela-sela rombongan menyalurkan bantuan sandang pangan bagi korban banjir bandang, Kamis (1/1/2026).

Jamin tokoh masyarakat Umah Sunti, mengurai cerita sedih. “Entah sampai kapan kami akan terus mengungsi, saat ini warga Gampong Umah Sunti 116 KK, Umah Tareng 55 KK semuanya harus mengungsi ke desa tetangga, di sekolah dan fasilitas umum lainnya,” ungkap Jamin.

Kondisi kehidupan di pengungsian sungguh tak nyaman dan serba kekurangan. Apalagi warga yang mengungsi di sekolah – sekolah harus segera pindah karena sekolah akan segera aktif.

“Mau kemana kami mengungsi lagi, mengungsi di desa orang juga tidak nyaman kalau lama-lama, karena fasilitas serba kekurangan,” cetus Jamin, yang saat ini mengungsi di Desa Jreng.

Oleh karena itu, warga terdampak banjir di Serba Jadi, memohon keseriusan pemerintah untuk mempercepat pembangunan hunian sementara.

“Kami belum tahu bagaimana kehidupan kami ke depan. Saat ini rumahpun kami sudah tidak ada lagi, saat ini kami berpikir untuk mencari lokasi desa yang baru dan aman bagi desa yang tenggelam oleh banjir bandang,” ungkap Salamuddin.

Menurut hasil survei, jelas Salamuddin, Desa Ujung Karang akan pindah ke lokasi baru di daerah Tembolon, Umah Sunti pindah ke lahan Pemda dekat Kompi Lokop.

“Kami mendesak pemerintah melalui BNPB mempercepat pembangunan hunian sementara untuk warga terdampak banjir di Aceh Timur khususnya di Kecamatan Serba Jadi, karena tak lama lagi kita akan memasuki bulan puasa Ramadhan dan hari Raya idul Fitri,” harap Jamin mewakili masyarakat Serba Jadi. (*)

Berita Terkait

Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026
Banjir Kembali Mengancam Kampung Agusen, BPBD Gayo Lues Dirikan Empat Tenda Darurat
BPBD Gayo Lues Siapkan Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pekerjaan Ditargetkan Mulai 19 Oktober
LAKI dan Forum Keuchik Idi Tunong Apresiasi Gerak Cepat Bupati Al-Farlaky Tangani Jalan Idi–Keude Geurobak
Ada Apa Dengan PWI Aceh …?
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru